posko singkil permai-boyolali
CEK PERALATAN: Relawan mengecek peralatan safety di posko RT 4 RW 10 Perumahan Bumi Singkil Permai, Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota. (newsreal.id/Joko Murdowo)

BOYOLALI,newsreal.id – Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota ditetapkan pemerintah sebagai desa percontohan pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Desa tersebut sebagai satu- satunya desa percontohan di seluruh Jawa Tengah.

Terkait penetapan ini, maka Pemerintah Desa (Pemdes) setempat langsung bergerak. Utamanya menyiapkan posko dan peralatan pendukung lainnya. Ada satu posko induk tingkat desa dan posko di masing- masing RW dan RT.

“Persiapan hingga kini sudah mencapai 60 persen,” ujar Kades Karanggeneng, Suparji, Kamis (18/2/2021).

Dijelaskan, posko tingkat desa dilengkapi juga dengan ruang isolasi. Nantinya, warga yang terkena Covid-19 dan tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah, akan dibawa ke ruang isolasi posko desa.

Posko serupa, lanjut dia juga didirikan di 14 RW se-Desa Karanggeneng. Sedangkan untuk kawasan RT, akan disesuaikan dengan kondisi warga. Artinya, tidak setiap RT didirikan posko guna mendukung PPKM Mikro.

“Di Karanggeneng ada 62 RT, namun tidak semua RT kami dirikan posko PPKM Mikro. Untuk RT yang padat penduduk, kami siapkan posko. Namun jika penduduknya jarang, bisa digabung dengan RT lain yang terdekat.”

Guna mendukung pelaksanaan PPKM Mikro, pihaknya juga melibatkan masyarakat dan jajaran terkait seperti Babinsa, Babinkamtibmas. Program Jogo Tonggo yang sudah berjalan akan dioptimalkan, utamanya untuk mempermudah pemberian bantuan sembako bagi keluarga ang melakukan isolasi mandiri.

“Secara umum kami sudah siap untuk melaksanakan PPKM Mikro.”

Terpisah, Kepala Dinkes Boyolali, Ratri S Survivalina menjelaskan, Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota merupakan satu- satunya desa di wilayah Jawa Tengah yang menjadi desa percontohan PPKM Mikro.

“Kami pun turut memberikan dukungan dengan bantuan yang dibutuhkan.”

Dipilihnya Desa Karanggeneng, dikarenakan desa tersebut dinilai bagus dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Upaya pengendalian oleh jajaran terkait berjalan bagus dengan dukungan masyarakat.

“Peran serta masyarakat cukup bagus melalui program Jogo Tonggo baik di tingkat RT maupun RW.” (Joko Murdowo)

Tinggalkan Pesan