sweaping-solo
DITANGKAP- Para pelaku sweeping di Sondakan, Laweyan yang ditangkap dan diamankan di Polresta Surakarta, Jumat (26/2/2021). (newsreal.id/Sri Hartanto)

SOLO, newsreal.id– Dua anggota kelompok tertentu yang diduga menganiaya sejumlah warga Sondakan, Laweyan tertangkap di sebuah hotel di wilayah Banjarsari, Solo.

Dua pelaku yakni Fajar (21), warga Bentakan, Baki dan Prakoso (20), warga Banyuanyar yang ikut melakukan sweeping dengan sasaran para pelaku perjudian bersama komplotannya, ditangkap di hotel bersama dua perempuan teman kencannya.

Penangkapan terhadap Fajar yang bekerja sebagai juru parkir dan Prokoso yang berstatus mahasiswa dikemukakan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi di Polresta Surakarta, Jumat (26/2/2021).

“Masih kami dalami apakah penangkapan terhadap dua pelaku di hotel bersama dua wanita kencannya itu berhubungan dengan prostitusi online,” tegas Kapolda didampingi Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen Pol Widi Prasetijono, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak serta sejumlah perwira utama Polda Jateng.

Disebut-sebut Fajar dan Prakoso merupakan anggota kelompok tertentu yang selama ini diyakini kerap melakukan aksi premanisme, intoleran hingga melakukan penganiayaan terhadap warga yang tidak berdosa.

Peristiwa penganiayaan yang dilakukan kelompok dengan ciri khusus itu mengakibatkan warga Sondakan mengalami luka-luka.

Salah satu warga Sondakan yang menjadi korban penganiayaan yakni Ayom Panggalih alias Galih. Peristiwa tersebut terjadi beberapa hari lalu.

Setelah kasus penganiayaan dan perusakan terjadi di Sondakan, polisi yang mengusut kasus tersebut akhirnya dapat menangkap enam pelaku, dua diantaranya Fajar dan Prakoso yang sempat melakukan pelarian dapat dibekuk di kamar hotel bersama dua perempuan yang bukan muhrimnya. (Sri Hartanto)

Tinggalkan Pesan