WONOGIRI,newsreal.id – Ribuan bibit pohon berhasil dihimpun melalui gerakan sedekah tanaman. Gerakan itu dimulai sejak beberapa bulan lalu melalui website kitabisa.com.
Tarmin (39), pemrakarsa dari warga Kuryo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri mengatakan, 3.000 batang bibit pohon terdiri atas beringin, kakao, jambu biji, mundu, matoa, sirsak dan berbagai macam tanaman buah lainnya.

Bibit pohon itu kemudian ditanam di hutan Perhutani Petak 71-3 dan Petak 86-1 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan, Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Senin (1/3/2021). 

Kegiatan penanaman dilaksanakan bersama sekitar 80 sukarelawan. Terdiri atas Perum Perhutani, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jatipurno, perangkat Desa Kembang, relawan RS Amal Sehat Slogohimo, relawan Desa Kembang, relawan YPK3, LMDH Kembang Kuncoro, relawan Banser, relawan Peduli Jatipurno, Senkom Mitra Polri, HKTI dan Pemuda HKTI, relawan Saptaloka, relawan Desa Tanggulangin, relawan RPU Pusaka Perum Perhutani, relawan Jatisrono Gowes (JA-GO), dan lainnya.

Aksi penanaman di hutan tersebut bertujuan untuk menanggulangi serangan kawanan kera ke permukiman, konservasi air dan mencegah erosi. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan hulu Sungai Keduang yang bermuara ke Waduk Gajahmungkur dan Bengawan Solo.

Dia mengungkapkan, beberapa warga dibuat resah dengan adanya kera liar yang turun gunung dan menjarah tanaman warga. Beberapa kera bahkan berani mengambil makanan di dapur warga. “Itu karena minimnya makanan alami di hutan, itulah yang melatar belakangi kegiatan penanaman ini,” katanya.

Wakil Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta, Susilo Winardi mengatakan, hutan tersebut merupakan hutan lindung. Yakni kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok perlindungan dan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, memelihara kesuburan tanah dan ekosistem hutan.

“Biarkan buah yang kita tanam ini nanti dipetik kera. Jangan masyarakat yang memetik, sehingga kera tidak akan turun ke ladang warga,” pintanya. 

Kepala Desa Kembang, Suwarno menyambut baik aksi penanaman pohon itu. Dia berharap aksi serupa bisa terus dilakukan oleh lembaga atau organisasi masyarakat lainnya.

“Wilayah Kembang atau Jatipurno merupakan hulu Bengawan Solo. Jadi selain memberikan makanan kera agar kembali ke habitatnya juga mencegah banjir,” katanya.

Camat Jatipurno, Bahari mengatakan, kegiatan itu sangat bagus dan mulia. Pihaknya berterima kasih, karena mengelola alam merupakan tugas semua orang.

“Kita bersama-sama merawat sehingga nanti hasilnya anak cucu yang memperolehnya,” katanya. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan