TMMD-wonogiri-2021
TANDA TANGAN : Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno membubuhkan tanda tangan disaksikan Forkopimda saat pembukaan TMMD Reguler ke-110 di pendapa Kabupaten Wonogiri, Selasa (2/2/2021). (newsreal.id/Khalid Yogi)

WONOGIRI,newsreal.id – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-110 di Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri dibuka, Selasa (2/2/2021). Ada 26 kegiatan fisik, salah satunya membangun jalan dan jembatan yang menghubungkan antara desa tersebut dengan Desa Pakisbaru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan (Jatim).

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi mengungkapkan, TMMD tersebut melibatkan 150 personel TNI/Polri dari berbagai kesatuan.

“Sasaran fisiknya ada yang berupa pembangunan badan jalan, makadam, talut, pos kamling dan beberapa sasaran fisik tambahan,” katanya saat pembukaan TMMD Reguler ke-110 di pendapa Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan Pra-TMMD telah dilaksanakan sejak 8 Februari lalu agar seluruh kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu. Sebanyak tujuh sasaran kegiatan diawali pada Pra-TMMD, antara lain pembukaan badan jalan yang sudah selesai 100%, pembangunan rabat beton selesai 100%, pos kamling selesai 45 persen dan talut 1-6 selesai 90%. Adapun kegiatan yang belum selesai akan dilanjutkan setelah TMMD dibuka.

Beberapa sasaran kegiatan menarik perhatian, antara lain pembangunan jembatan yang dapat menghubungkan Desa Brenggolo dengan Desa Pakisbaru, Pacitan (Jatim). ‘Konstruksinya perlu pertimbangan dan perencanaan matang, sudah diawali dengan baik oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dengan supervisi Dinas Pekerjaan Umum (DPU),” ujarnya.

Jembatan tersebut kelak bisa menghubungkan Desa Brenggolo dengan Monumen Jenderal Soedirman, Kabupaten Pacitan. Namun, jalan yang berada di wilayah Pacitanmasih berupa jalan tanah. Dia berharap, pemerintah Pacitan juga membangun agar jalan Brenggolo-Pakisbaru tersambung.

Pihaknya mengapresiasi peran masyarakat, terlebih sejumlah warga merelakan tanahnya untuk dibangun jalan.

“Ada sembilan bidang yang direlakan. Masing-masing sekitar 200 m2 untuk pembukaan jalan. Masyarakat lainnya menyumbangkann tenaga, alat dan sebagainya. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, TMMD bertujuan memajukan desa dan meningkatkan gotong royong mengatasi persoalan desa. Selain kegiatan fisik, TMMD juga mengadakan kegiatan nonfisik. Antara lain di bidang kesehatan, pendidikan, sosialisasi program pemerintah, kewirausahaan, hingga pembentukan kader bela negara.

“TMMD diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penanggulangan kemiskinan dan menyiapkan infrastruktur untuk masyarakat desa,” katanya. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan