pengembang-rumah-sukoharjo
BERI KETERANGAN- Sunaryo sebagai pengembang perumahan bersubsidi di Kadokan, Sukoharjo, Senin (8/3/2021) memberikan keterangan atau klarifikasi atas kelurahan warga Joyotakan akibat dampak pembangunan perumahan yang dapat diselesaikan secara kekeluargaan. (newsreal.id/Sri Hartanto)

*Setelah Dilakukan Klarifikasi

SOLO, newsreal.id- Keluhan penutupan akses jalan pembangunan rumah subsidi di
Kadokan, Sukoharjo mendapat respon positif dari pengembang.

Penutupan akses jalan masuk ke perumahan melalui jalan di Kampung Joyotakan, seperti yang diberitakan sejumlah media pada tanggal 2 Maret 2021, begitu cepat ditanggapi Sunaryo sebagai pengembang.

Adanya pemberitaan yang menyebutkan perumahan bersubsidi di Kadokan, Sukoharjo terancam mangkrak karena akses masuk kendaraan melalui kampung Joyotakan ditutup warga, hal itu menurut Sunaryo tidak benar namun yang terjadi
hanyalah kesalahpahaman yang terjadi antara warga Joyotakan dengan pengembang.

Menurut Sunaryo, setelah dilakukan
pertemuan antara pengembang dengan perwakilan warga Joyotakan, dan telah
dipaparkannya visi misi pengembang serta komitmen pengembang dalam
merawat jalan selama pembangunan dan perbaikan jalan pasca pembangunan,
warga Joyotakan akhirnya mendukung sepenuhnya rencana pembangunan perumahan
bersubsidi di wilayah Kadokan.

Saat memberikan keterangan kepada media, pada Senin (8/3) sore, Sunaryo juga menyampaikan
permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Joyotakan atas kesalahpahaman yang terjadi dan beredarnya pemberitaan yang terkesan
bombastis dan terkesan menyudutkan pihak-pihak tertentu, termasuk terkait
dengan beredarnya berita bahwa warga Joyotakan memungut uang sebesar Rp 30 juta untuk akses jalan masuk. “Hal itu sama sekali tidak benar karena hingga saat ini jalan sudah dapat kami lalui untuk lalu lintas proyek,” terangnya.

“Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada warga Joyotakan, tokoh
masyakarat, Forum Peduli Lingkungan RW 05 dan RW 06 Joyotakan, Ketua
LPMK Joyotakan, Bapak Lurah Joyotakan, Dinas Perkim Kota Surakarta serta semua yang telah membantu menjembatani penyelesaian kesalah pahaman ini dan selanjutnya berharap dengan dukungan yang diberikan warga Joyotakan,
pembangunan Perumahan Bersudsidi yang akan dibangun di Wilayah Kadokan
dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tambah Pengembang perumahan bersubsidi yang menggunakan bendera PT Oemah Insani Mandiri tersebut. (Sri Hartanto)

Tinggalkan Pesan