toko-b-mart-boyolali
CEK TOKO: Bupati Boyolali, M Said Hidayat (pakai peci) mengecek toko B-Mart milik BUMD PT Aneka Karya. (newsreal.id/Joko Murdowo)

BOYOLALI,newsreal.id – Usaha minimarket kini tak hanya dimiliki kalangan swasta. Kini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Aneka Karya turut  melebarkan sayap usahanya dengan membuka usaha minimarket.

Minimarket itu berlokasi di komplek pertokoan sebelah barat monumen susu murni, depan Pasar Boyolali. Minimarket tersebut terdiri dua lantai. Tak hanya produk makanan, minuman maupun sembako, B-mart juga menjual alat tulis.

Minimarket Boyolali-mart (B-Mart) itupun diharapkan Bupati Boyolali, M Said Hidayat,bisa menjual produk-produk UMKM asli Boyolali. Hal itu sekaligus sebagai upaya meningkatkan daya saing produk UMKM setempat.

“Nanti kita dorong karena Boyolali memiliki beberapa UMKM yang mampu memproduksi hasil-hasil produksinya yang tidak kalah dengan produk-produk yang lain. Saya kira nanti bisa untuk bekerja sama dengan B-mart, sehingga apa yang diproduksi dapat dipasarkan melalui B-mart,” ujar Bupati Boyolali, M Said Hidayat, kepada para wartawan usai meresmikan B-mart, Selasa (16/3).

Diharapkan B-Mart dapat berjalan seiring untuk memajukan perekonomian Boyolali. Hal ini juga seiring dengan sudah dibukanya lokal mart di Jalan Perintis Kemerdekaan, yang fokus untuk produk-produk lokal.

“Jadi, B-mart jangan menutup kemungkinan untuk menerima produk dari kawan-kawan UMKM lokal Boyolali.”

Bupati mengatakan, pembukaan B-mart ini harus disyukuri sebagai inovasi dari PT Aneka Karya dalam upaya melakukan pengembangan usaha untuk melayani masyarakat Boyolali. Ke depan, diharapkan B-mart juga bisa dibuka di wilayah-wilayah kecamatan lainnya.

“Semoga nanti dapat dikembangkan untuk melayani masyarakat lebih luas di Kabupaten Boyolali ini. Karena Boyolali memiliki 22 kecamatan, kita dorong ya minimal separohnya dulu untuk awal atau seprempatnya dulu juga nggak apa-apa.”

Sementara itu Direktur Utama PT Aneka Karya, Eko Suryanto, mengungkapkan, B-mart adalah bentuk terobosan usaha dari BUMD PT Aneka Karya. Pasalnya, masa pandemi Covid-19 tak boleh menyurutkan strategi pengembangan bisnis yang ada.

Diakui, pihaknya telah memiliki Toko Merbabu, lalu ada usaha SPBU. Dan sekarang mulai membuka usaha untuk penjualan kebutuhan pokok serta alat-alat tulis. B-mart menjual sekitar 2.000 produk yang laku dipasaran.

“B-mart ini kita ada grosir dan juga retail. Dalam jumlah tertentu pembelian di sistem kita akan masuk harga grosir, dan untuk harganya saat ini untuk harga retail dengan swalayan yang lain akan lebih murah.” (Joko Murdowo)

Tinggalkan Pesan