bareskrim sinarmas
BEBERKAN KASUS- Pengusaha Solo, Andri Cahyadi yang melaporkan Bos PT Sinarmas ke Bareskrim Polri, membeberkan kasusnya di Showroom Batik Werkudoro miliknya di Jalan Dr Wahidin, Laweyan, Solo, Sabtu (12/3/2021). (newsreal.id/Sri Hartanto)

*Dilaporkan Pengusaha Solo ke Bareskrim

SOLO, newsreal.id– Dilaporkan ke Bareskrim Polri dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, pemalsuan surat hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Pengusaha Solo, Andri Cahyadi, pihak PT Sinarmas mulai angkat bicara.

Kuasa hukum Sinarmas, Hotman Paris dalam akun instagramnya memberikan bantahan atas tuduhan yang beredar di media sosial yang dinilai mendiskreditkan kliennya.

Dengan tegas Hotman Paris menyebut bahwa kliennya Indra Widjaja sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Sinarmas tidak ada kaitan apapun atas berkurangnya saham milik Andri Cahyadi di PT Eksploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) yang semula 53 persen pada 2015 menjadi 9 persen.

Pengacara yang dikenal vokal dalam berbicara itu memberikan hak jawab atau bantahan atas tuduhan dengan membeberkan fakta hukum yakni pihak Andri Cahyadi telah mengagunkan saham milknya kepada pihak asing untuk menjamin pelunasan utang.

Namun karena utang tidak kunjung dilunasi maka perusahaan asing tersebut mengeksekusi agunan saham dengan mengalihkan kepemilikannya ke pihak lain.

“Perusahaan Andri Cahyadi mengagunkan saham perusahaan (CNKO) ke perusahaan asing untuk menjamin pelunasan utang dengan cara memberikan agunan crossing saham,” tegasnya dalam akun instagram yang diunggah beberapa hari lalu.

Akibat dari eksekusi tersebut tentu saja saham dari perusahaan Andri Cahyadi mengalami pengurangan karena sudah digunakan kreditur untuk melunasi utang.

“Krediturnya itu bukan Indra Widjaja dan juga bukan Bank Sinarmas. Sedangkan PT Sinarmas Sekuritas hanya sebagai arranger bukan kreditur,” lanjutnya.

Yang cukup mengejutkan, secara fakta hukum Andri Cahyadi tercatat hadir dalam beberapa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Eksploitasi Energi Indonesia Tbk, seperti yang tercatat pada pelaksanaan RUPS tanggal 11 Juli 2018 yang memaparkan komposisi pemegang saham dimana kepemilikan Andri Cahyadi sudah berkurang signifikan.

“Kenapa baru tahun 2021 dia mengajukan laporan ke polisi? Sedangkan di RUPS tahun 2018 dia hadir di RUPS dan dia tahu sahamnya berkurang, dia tidak protes dan tidak ada laporan polisi.

Hotman Paris mewakili PT Sinarmas akan menempuh jalur hukum untuk menjaga nama baik kliennya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komut PT Eksploitasi Energi Indonesia (EEI) Tbk, Andri Cahyadi melaporkan Komut PT Sinarmas, Indra Widjaya dan Direktur PT Sinarmas Securitas, Kokarjadi Chandra ke Bareskrim dalan kasus penipuan, penggelapan, pemalsuan dokumen atau surat hingga TPPU.

Saat dapat dikonfirmasi oleh media, Kokarjadi Chandra mengatakan sudah tidak lagi bekerja di PT Sinarmas Securitas. Bahkan dia juga belum mengetahui adanya laporan Andri Cahyadi ke Bareskrim.

Menanggapi pernyataan Hotman Paris tersebut, Andri Cahyadi (46) tidak gentar meskipun pihak terlapor menggandeng pengacara tersebut.

Putra politisi senior di Kota Bengawan itu mengaku siap menghadapi kasusnya sendiri tanpa didampingi pengacara.

“Saya akan berjuang sendiri, tidak akan memakai kuasa hukum, saya akan berjuang sendiri tentunya dengan perlindungan dari Tuhan,” katanya.

Andri Cahyadi yang massa mudanya dikenal sebagai Pendekar Kungfu menebar ancaman agar Hotman Paris berhati-hati dalam berbicara mengenai kasus tersebut, jangan sampai yang disampaikan mengandung fitnah.

“Jadi, saudara Hotman hati-hati dengan bicaramu. Apa yang kau ucapkan jangan mengandung fitnah. Kau akan berhadapan dengan saya di kepolisian hingga di meja hijau. Karena mulutmu adalah harimaumu,” tandasnya.

Dalam laporan ke Bareskrim, sebagai pelapor sedianya Andri akan dipanggil Bareskrim untuk dimintai keterangan pada Rabu (17/3).

“Jadwalnya hari ini saya dimintai keterangan sebagai pelapor, tetapi saya masih menunggu dari Bareskrim untuk selanjutnya ke Jakarta,” terangnya, saat dikonfirmasi, Rabu (17/3) petang. (Sri Hartanto)

Tinggalkan Pesan