laka-boyolali
BARANG BUKTI: Polisi mengamankan barang bukti sepeda motor yang terlibat kecelakaan. (newsreal.id/Joko Murdowo)

BOYOLALI,newsreal.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di persimpangan Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Jendral Sudirman, Jumat (19/3) siang. Dua orang, pengendara dan pembonceng sepeda motor tewas setelah motornya menabrak truk yang melintas.

Kecelakaan bermula saat truk bernopol H-1486-MF melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Perintis Kemerdekaan atau Jalan Lingkar Selatan. Saat melintas, sopir truk, Putra Prasetya (41) asal Semarang telah mengurangi kecepatan laju kendaraanya.

Mengetahui ada truk melintas di persimpangan, dua pengendara motor dari arah barat atau Jalan Jambu yang akan menyeberang ke Jalan Jendral Sudirman pun memilih berhenti. Namun mendadak, motor Honda Supra X 125 bernopol AD-6472-CH langsung menyeberang jalan.

Akibatnya, motor yang dikendarai Ahmad Ngabdul Shulki Alkayis (19) berboncengan dengan ibunya, Siti Syamsyiah Nur Fadhilah (46) menabrak bagian samping bawah truk. Akibat kecelakaan, kedua warga Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Boyolali ini meninggal dunia di tempat karena luka- lukanya.

“Saya apes, saat itu ada dua sepeda motor sudah berhenti. Ya saya kemudian jalan. Tiba-tiba ada sepeda yang melaju,” kata sopir truk, Putra Prasetya kepada wartawan.

Kecelakaan itupun langsung ditangani jajaran Satlantas Polres Boyolali. Korban langsung dilarikan ke RSUD Pandan Arang Boyolali. Sedangkan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Mako Satlantas Polres Boyolali.

“Kami juga telah menggelar olah TKP,” ujar Kanit Laka, Ipda Budi Purnomo mewakili Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni.

Ditambahkan, kecelakaan tersebut menjadi pelajaran penting bagi para pengguna jalan. Pihaknya meminta masyarakat agar untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati dalam berkendara.

“Patuhi rambu- rambu lalu lintas dan saling menghargai terhadap  sesama pemakai jalan. Kalau kita melanggar akan membuat susah orang lain dan diri kita sendiri.” (Joko Murdowo)

EdItor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan