SD di Lereng Merapi Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

siswa-musuk-boyolali
BELAJAR: Guru menerangkan materi pelajaran dalam pembelajaran sekolah tatap muka (STM) di SDN 2 Pusporenggo, Kecamatan Musuk, Boyolali. (newsreal.id/Joko Murdowo)

BOYOLALI,newsreal.id – Sejumlah SD di kawasan lereng Merapi Boyolali sudah mulai mengikuti pembelajaran sekolah tatap muka (STM). Seperti yang terlihat pada sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Musuk, salah satunya SD Negeri 2 Pusporenggo.  

Menurut Kepala SD Negeri 2 Pusporenggo, Sri Lestari, pembiasaan pembelajaran STM ini dilakukan dengan cara bergilir. Yaitu dua kelas setiap harinya. Pembelajaran tersebut hanya dilakukan dalam waktu tiga jam.

“Ini sesuai dengan arahan Disdikbud Kabupaten Boyolali yakni mulai pukul 07.30 hingga 10.30,” katanya.

Pada hari Senin dan Kamis, siswa yang belajar di sekolah yani kelas I dan IV. Hari Selasa dan Jumat digunakan untuk pembelajaran kelas II dan V. Serta hari Rabu dan Sabtu, siswa kelas III dan VI masuk sekolah.

Pihaknya akan terus menerapkan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar di sekolah. “Disini tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan antara lain untuk anak anak yang berangkat sekolah harus wajib memakai masker.”

Sebelum memasuki area sekolah, para siswa melewati pengecekan suhu badan dan diwajibkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun. Sesampainya di dalam kelas, para siswa telah diatur tempat duduk agar dapat menjaga jarak.

Senada, Kepala Desa Pusporenggo, Alif Muktiyana mengaku senang dengan adanya pembelajaran STM tersebut. Menurutnya, sistem pembelajaran tersebut lebih maksimal dengan tidak meninggalkan protokol kesehatan.

“Kami merasa sistem belajar mengajar bisa lebih maksimal.”

Sebelumnya, Pemkab Boyolali telah mengeluarkan izin 57 sekolah dasar negeri yang tersebar di 22 kecamatan untuk menjalankan uji coba pembelajaran sekolah tatap muka (STM) dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. (Joko Murdowo)

Tinggalkan Pesan