PELAJAR PAPUA : Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing berbincang dengan pelajar dan mahasiswa asal Papua di halaman Polres Wonogiri, baru-baru ini. (SM/Khalid Yogi)

WONOGIRI,newsreal.id – Sebanyak tujuh pelajar dan mahasiswa asal Papua yang belajar di wilayah Kabupaten Wonogiri kini menjadi anak asuh Polres Wonogiri. Hal itu untuk mempermudah mereka berkoordinasi dan berkonsultasi jika menemui kesulitan dalam belajar.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing mengatakan, kegiatan tersebut dicanangkan oleh Kapolri dan harus dilaksanakan terus menerus. “Harapannya agar terjalin koordinasi dan komunikasi serta silaturahmi yang baik antarorang tua asuh,” katanya saat upacara pengangkatan anak asuh pelajar dan mahasiswa asli Papua di halaman Polres Wonogiri, baru-baru ini.

Ketujuh pelajar dan mahasiswa itu adalah Temin Pela, Ester Grasela Indowek, Yumbunik Murib yang merupakan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Bina Muda Wiwaran Wonogiri serta Jesika Maryam Kandami, Marsalena Fatem, Beatriks Popy Wonatorey, dan Yokbet Oktovina Kodidama yang merupakan pelajar SMK 1 Wonogiri.

Kapolres berharap kegiatan pengangkatan anak asuh menumbuhkan rasa cinta tanah air. Menurutnya, tidak ada perbedaan di antara sesama bangsa Indonesia. “Kita semua sama. Indonesia adalah Papua, Papua adalah Indonesia. Semoga itu ditanamkan kepada Adik-adik sekalian,” pesannya kepada para pelajar dan mahasiswa tersebut.

Dia juga berpesan agar para pelajar dan mahasiswa tersebut menjadi penyambung lidah kepada masyarakat di kampung halamannya, bahwa keberadaan mereka diterima oleh seluruh masyarakat.

Anak-anak Papua menurutnya luar biasa karena meninggalkan orang tua untuk belajar. “Selamat melaksanakan belajar sampai selesai dan kembali ke Papua,” katanya. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan