Pupuk-Indonesia
TANAM PADI - Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal (tiga dari kanan) bersama petani, melakukan penanaman padi di demplot Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.(newsreal.id/Anindito AN)

SRAGEN,newsreal.id – Pupuk Indonesia bersama anggota holdingnya, Pupuk Sriwijaya Palembang dan Petrokimia Gresik, memperkenalkan pupuk organik cair Phonska OCA. Pengenalan pupuk cair varian baru ditandai dengan uji coba demplot penanaman padi di lahan milik Gunawan, petani di Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Kepala Dinas Pertanian Sragen Eka Rini Mumpuni mengatakan saat ini di Sragen terdapat lahan pertanian seluas 39.000 ha. Lahan seluas itu sudah tidak mungkin bisa diperluas lagi,” tuturnya. Untuk meningkatkan produksi pertanian, lanjut Eka Rini caranya dengan menerapkan teknologi dan pemupukan, diantaranya dengan pupuk organik cair Phonska OCA itu.

Buka Demplot

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal mengungkapkan, produk pupuk cair yang sudah diproduksi dan dijual ke petani ada 1,5 juta liter pupuk cair organik Phonska OCA.

”Pupuk cair itu tahun 2021 sudah didistribusikan ke petani,” tutur Gusrizal usai penanaman demplot padi di Desa Sidoharjo.

Hadir Kepala Dinas Pertanian Sragen Eka Rini Mumpuni, Ketua KTNA Suratno, Camat Sidoharjo Susilohono, Kapolsek AKP Ari Agung, Kades Sidoharjo Titik Saptawati dan para petani.

Gusrizal menyebutkan, Pupuk Indonesia memperkenalkan pupuk cair dengan cara membuka demplot tanaman padi di Grobogan, Blora, Sragen, Ngawi hingga Jember. Lokasi itu dipilih karena sebagai lumbung padi.

Hasil produksi dari demplot tadi akan meyakinkan petani. Dia berharap petani segera mengenalnya dan menggunakan pupuk organik cair dan pemupukan presisi.

Adapun pemupukan presisi yang dimaksudkan adalah penggunaan pupuk organik petroganik, urea, NPK Phonska 15-10-12 dan pupuk organik cair Phonska OCA dalam penanaman padi. (Anindito)

Tinggalkan Pesan