WONOGIRI,newsreal.id – Obyek Wisata Sendang Asri Waduk Gajahmungkur (OWSA-WGM) Kabupaten Wonogiri akan direvitalisasi mulai tahun ini. Revitalisasi dilakukan dengan memperluas kawasan wisata dari semula hanya 7,5 hektare menjadi 115 hektare.

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengatakan, perluasan dilakukan ke arah utara dan selatan di sepanjang bibir pantai Waduk Gajahmungkur. “Perluasan dilakukan ke kiri dan kanan sepanjang pantai. Sehingga nantinya menjadi seluas 115 hektare,” katanya, Selasa (27/4).

Adapun total dana yang dibutuhkan untuk merevitalisasi OWSA-WGM ditaksir lebih dari Rp 130 miliar. Dana tersebut dikucurkan dengan skema multiyears. “Dalam DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran), dana sebesar 30-40% akan dialokasikan di tahun 2021, sehingga harapan saya tahun 2022 sudah selesai,” ujarnya.

Obyek wisata tersebut akan dilengkapi dengan jogging track, spot selfie, jalur gowes, ruang pintar, taman bunga, taman bermain, dan berbagai wahana lainnya. OWSA-WGM juga akan dilengkapi dengan gedung serba guna atau convention center. “Saya lihat gambar dari konsultan sudah sangat komplit,” imbuhnya.

Pengelolaan obyek wisata Waduk Gajahmungkur tersebut akan berada di tangan Pemkab Wonogiri. Tujuannya untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten tersebut.

Menurutnya, revitalisasi OWSA-WGM penting dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat Wonogiri yang merelakan tanahnya saat pembangunan Waduk Gajahmungkur.

Waduk Gajahmungkur dibangun sekitar tahun 1976-1981 dengan menenggelamkan wilayah 51 desa di enam kecamatan. Sekitar 63.000 jiwa terpaksa bedol desa, diungsikan dan ditransmigrasikan ke berbagai daerah.

Waduk tersebut menyuplai irigasi untuk sawah seluas 23.000 hektare. Sawah yang terairi berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Klaten dan Sragen. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan