kecelakaan-air-waduk-kedung-ombo
PERAHU NAHAS : Tim SAR mengecek perahu nahas yang terbalik dan mengakibatkan kecelakaan di perairan Waduk Kedung Ombo. (newsreal.id/Joko Murdowo)

KEDATANGAN tiga jenazah korban perahu tenggelam WKO di rumah duka di Dukuh Karangmalang Rt 09 Rt 03, Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi disambut isak tangis keluarga serta para pelayat.

Ketiga jenazah tersebut adalah, Tri Iriana Wahyu Ningtyas (27) bersama dua anaknya, Zamzam Tabah Oktaviana (7) dan Acek Jalil Rasid (4). Satu lagi anak korban bernama Jalal (1) masih dalam pencarian Tim SAR gabungan

Semula, pemakaman direncanakan menunggu ditemukannya Jalal. Bahkan, pemakaman di TPU Sentono, Desa/Kecamatan Juwangi disiapkan dalam satu liang lahat. Namun mengingat belum ada kepastian ditemukannya Jalal, maka akhirnya tiga jenazah dimakamkan terlebih dahulu.

Tangisan pecah saat ketiga jenazah yang diangkut tiga ambulan berhenti di depan rumah duka. Satu persatu, jenazah yang berada dalam peti dibawa masuk ke rumah duka. Bahkan, para pelayat pun tak kuasa menahan kesedihan.

Kadus 1 Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Priyatmoko mengungkapkan, dari pihak keluarga memang sepakat untuk memakamkan jenazah dalam satu liang lahat. “Kami sangat sedih dengan meninggalnya para korban ini akibat kecelakaan air di WKO,” ujarnya.

Ungkapan kesedihan juga disampaikan kerabat keluarga korban, Sarjono. Dirinya tidak mengira bahwa ada familinya yang meninggal akibat perahu terbalik dan tenggelam di Waduk Kedungombo (WKO). Bahkan satu jenazah masih dalam pencarian petugas.

“Sabtu sekitar jam 11.00 saya mendapat pesan lewat WA kalau korban dan anaknya akan wisata ke Waduk Kedungombo. Saya tidak mengira itu adalah pesan terakhir.” (red)

Tinggalkan Pesan