BERMACAM hewan memiliki kemampuan yang mengesankan, termasuk dalam hal pertahanan diri. Semua itu bertujuan untuk melindungi diri, sekaligus memburu mangsanya. Termasuk hewan paling bau pada daftar ini!

Ada hewan yang memiliki penglihatan tajam, ada yang membekali tubuhnya dengan cangkang kuat, gigi dan cakar yang tajam, serta fitur lainnya.

Yang menarik adalah hewan yang menggunakan bau tak sedap untuk melindungi dirinya, sungguh tak lazim!

Lalu apa saja hewan paling bau tersebut? Berikut daftarnya!

  1. Dermaptera

Earwig atau dermaptera adalah serangga kecil berwarna gelap yang mendiami wilayah Amerika, Afrika, Australia dan Selandia Baru.

Hewan ini aktif pada malam hari, tetapi akan bersembunyi di celah bebatuan maupun lubang kecil saat siang.

Dermaptera adalah serangga bau yang dibekali cairan berwarna kuning, yang berasal dari kelenjar aromanya ketika merasa terancam.

Cairan ini membantu mereka bertahan dari predator seperti katak, kumbang, dan kodok. Terdapat sekitar 2.000 jenis dermaptera dari 12 familia di dunia ini.

  1. Tasmanian Devil

Mamalia yang hanya ada di negara bagian Tasmania, Australia ini juga termauk hewan paling bau. Aroma tak sedapnya itu keluar saat hewan ini berada dalam ancaman.

Bau yang menyengat juga membantu hewan seukuran anjing kecil ini ketika dalam intaian pemangsa potensial.

Meskipun terlihat sangar, tapi sebenarnya Tasmanian Devil bukanlah hewan yang berbahaya. Hewan ini terkenal karena bulu hitamnya, indra penciumannya yang tajam, dan teriakannya yang sangat keras.

Apalagi ia juga sempat menjadi tokoh hewan dalam serial kartun Tasmanian Devil.

  1. Sigung

Daftar hewan paling bau selanjutnya adalah sigung. Mamalia kecil ini akan menyemprotkan cairan berminyak dengan bau menyengat saat terancam.

Sigung bisa mengeluarkan cairan berbau busuk ini hingga radius 3 meter. Cairan yang tak sedap ini adalah hasil dari dua kelenjar seukuran kacang pada bagian bawah ekornya.

Dengan menyemprotkan bau busuk, sigung dapat menjauhkan predator yang lebih besar seperti beruang.

Sebenarmya, bau busuk ini tidak langsung dikeluarkan sigung saat terancam, melainkan ia akan menggeram, menggembungkan bulunya dan menggoyangkan ekornya terlebih dahulu. Namun, ketika ancaman terus berlanjut, barulah mekanisme pertahanan ini ia keluarkan.

Cairan sigung sama sekali tidak berbahaya, tetapi benar-benar membuat yang didekatnya merasa tidak nyaman dengan aroma tersebut.

  1. Stink Bug

Dari namanya saja sudah jelas, hewan ini merupakan serangga paling bau. Ia akan mengeluarkan mekanisme baunya saat ada gangguan dari predator seperti kadal. Bau tersebut berasal dari kelenjar di bagian perutnya.

Selain dapat mengeluarkan bau, stink bug juga merupakan hama yang berpotensi membuat kerusakan besar pada buah dan sayuran pertanian.

Serangga ini mudah ditemukan di AS, Tiongkok dan Jepang. Bahkan, tak jarang masyarakat sekitar menemukan stink bug berada dalam rumah mereka saat musim panas.

  1. Lesser Anteater

Lesser Anteater adalah hewan yang sangat bau. Faktanya, hewan ini 5 hingga 7 kali lebih bau dari pada sigung. Bisa dibayangkan betapa baunya hewan ini!

Seperti hewan bau lainnya, Lesser Anteater melepaskan bau tak sedap untuk bertahan melawan predator. Bau tersebut berasal dari kelenjar yang terletak di bawah ekornya.

Hewan ini aktif di malam hari, menghabiskan siang hari dengan beristirahat di batang pohon berlubang. Meskipun ia memiliki visi yang cukup buruk, tetapi memiliki indra penciuman dan pendengaran yang luar biasa.

Selain perilaku mengeluarkan bau yang tidak sedap, Lesser Anteater juga memiliki tangan yang kuat untuk bertahan dari predator.

  1. Striped Polecat

Striped polecat merupakan hewan agresif seperti sigung yang ditemukan di seluruh benua Afrika. Mirip sigung, ia juga akan mengeluarkan aroma menyengat saat ancaman datang.

Ia menghasilkan cairan bau yang berasal dari kelenjar anus. Cairan berbau busuk yang dikeluarkan oleh striped polecat, cukup kuat untuk dirasakan dari jarak beberapa meter.

Seperti sigung, awalnya ia tak langsung mengeluarkan mekanisme bau untuk mengusir predator, tetapi ia akan mengeram dahulu sebagai peringatan pertama. Saat ancaman tak mau pergi, barulah ia menyemprotkan cairan bau busuk ini.

  1. Kumbang Bombardier

Kumbang bombardier, diberi nama sesuai dengan strategi pertahanannya yang tidak biasa. Saat terancam, kumbang ini akan menyemprotkan bahan kimia yang berbau, panas, dan berbahaya.

Kumbang bombardier dapat menyemprotkan bahan kimia hingga beberapa kali pada predator, dengan akurasi dan kecepatan yang tinggi.

Bahan kimia ini berasal dari ujung perut mereka. Ruang khusus di dalam perut kumbang ini, mengandung dua bahan kimia yang disebut hidrokuinon dan hidrogen peroksida.

Saat terancam, kumbang akan mencampurkan bahan kimia yang kuat dengan enzim, kemudian menyemprotkannya ke pengganggu. Penambahan enzim ini akan memanaskan campuran kimia, sehingga suhunya mendekati 100 derajat Celcius.

Semprotan yang berasal dari kumbang bombardier, dapat menghabiskan serangga kecil dengan mudah. Jika terkena manusia, juga akan berdampak tidak baik, seperti sensasi terbakar pada kulit.

  1. Wolverine

Jika dalam film fiksi wolverine terkenal dengan cakarnya, kenyataannya pun demikian. Ia memiliki gigi dan cakar yang tajam. Sehingga bintang ini pun termasuk hewan buas yang cukup berbahaya.

Tapi tak hanya itu, hewan ini juga mempunyai kebiasaan mengeluarkan bau yang menyengat. Bau tersebut berasal dari kelenjar dubur mereka.

Tujuan wolverine mengeluarkan bau tak sedap ialah untuk menandai wilayah mereka.

Wolverine adalah semacam beruang kecil yang termasuk anggota terbesar dari keluarga musang. Mereka hidup di hutan boreal dan tundra alpen di Kanada Utara, Alaska dan Siberia.

  1. Burung Wood Hoopoe

Wood hoopoe adalah burung cantik berparuh panjang yang berasal dari Afrika. Mereka memiliki bulu indah yang berwarna hijau, biru atau ungu.

Walaupun memiliki bulu yang indah, namun burung ini terkenal karena dapat mengeluarkan cairan berbau busuk. Baunya tercium seperti telur busuk.

Cairan bau ini berasal dari kelenjar khusus di tubuh mereka. Fungsi cairan berbau pada burung wood hoopoe, ialah untuk melindungi sarangnya dari hewan pengganggu.

  1. Taiwan Stink Snake

Daftar hewan paling bau terakhir adalah Taiwan Stink Snake atau Elaphe carinata. Ular ini umum ditemui di wilayah padang rumput Tiongkok, Vietnam Utara, maupun beberapa daerah di Asia Tenggara.

Karena mampu mengeluarkan bau tak sedap, ular ini juga dijuluki sebagai 揇ewi Bau�. Bau yang dikeluarkan bertujuan untuk menjauhkan ancaman.

Anehnya, meski dapat mengeluarkan bau, namun hewan ini menjadi peliharaan eksotis di beberapa negara.

Taiwan Stink Snake dapat tumbuh hingga panjang maksimal 2,4 meter. Umumnya ia memakan jenis hewan pengerat seperti tikus.

Itulah daftar hewan paling bau yang mengeluarkan aroma tak sedap saat menghadapi ancaman. Semoga dapat menambah wawasan Anda!

Tinggalkan Pesan