kemen-pupr
Foto/Kemen PUPR

ANKARA,newsreal.id – Pada hari kedua kunjungan kerja ke Turki, Jumat 5 November 2021, Menteri Basuki didampingi Duta Besar RI untuk Turki Lalu M. Iqbal melakukan pertemuan dengan Asosiasi Kontraktor Turki, Asosiasi Konsultan dan Asosiasi Pengembangan Perumahan.

Menteri Basuki menyampaikan bahwa diperlukan anggaran sebesar USD430 juta, di mana hanya 30 persennya yang bisa ditutupi oleh APBN. Untuk menutupi 70 persen gap keuangan, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan beberapa kebijakan agar tetap kompetitif dan menarik seperti skema pembiayaan kreatif jalan tol dan insentif pajak untuk penanaman modal baru.

Terdapat 24 proyek baik yang bersifat solicited dan unsolicited senilai USD 19 juta di mana 10 proyek Public Private Partnership (PPP) yang siap ditawarkan senilai US 9.2 juta, yaitu 9 proyek jalan tol dan 1 proyek bendungan.

Demi memenuhi kebutuhan gap keuangan tersebut, Pemerintah mengeluarkan UU Cipta Kerja untuk membuka kesempatan lebih besar bagi pengusaha Turki berinvestasi di bidang infrastruktur di Indonesia. Saat ini nilai investasi antara Indonesia – Turki mencapai USD1,5 juta.

Terdapat dua platform yang bisa digunakan pengusaha Turki untuk masuk berinvestasi di sektor infrastruktur. Pertama sebagai Perseroan Terbatas Milik Asing dan kedua sebagai badan Usaha Jasa Konstruksi Asing.

Sebelumnya di hari yang sama Menteri Basuki menyaksikan penandatanganan minat kerjasama atau pernyataan kehendak (Letter of Intent/LOI) antara PT Nindya Karya dan Uçgen Proje salah satu perusahaan konstruksi di Turki dan LOI antara PT Brantas Abipraya dengan Yörük Holding salah satu perusahaan konstruksi di Turki.

LOI tersebut merupakan langkah awal yang menyatakan minat kedua belah pihak untuk menjalin hubungan persahabatan dan mengembangkan kerjasama strategis yang menguntungkan antara kedua perusahaan di bidang proyek konstruksi, dengan mengedepankan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di masing-masing negara. (rls)

Tinggalkan Pesan