difo-cek-mck

SOLO,newsreal.id – Yayasan Diwa Center terus berkontribusi kepada warga, khususnya di sekitar sekretriatan.

Kali ini yayasan yang dikenal dengan sebutan Diwa Foundation (DiFo) menyentuh fasilitas umum (fasum) warga di RT 1 dan 5 RW 17 Bibis Kulon, Gilingan, Banjarsari, Solo. Fasum yang menjadi fokus DiFo adalah MCK.

Ketua DiFo Harry BW mengungkapkan, kebutuhan fasum MCK yang layak bagi warga  sekitar Situs Mbah Meyek sudah sangat mendesak.

“Dari keterangan Pak RT setempat, dua (fasum) MCK sudah saatnya diperbaiki lagi. Tempat penampungan air dan saluran krannya juga harus diganti yang baru,” katanya, Minggu (7/10/2021) saat mendampingi Ketua Dewan Pembina Di-Fo Diah Warih Anjari, dan perangkat RT setempat.

Harry mengungkapkan, warga yang tinggal di tepian Sungai Kalinyar begitu mengandalkan fasum ini. Bahkan, rata-rata pemakainya adalah lanjut usia (lansia).

“Benar-benar mendesak revitalisasi MCK di dua RT tersebut,” imbuh sosok yang identik dengan topi caplinnya.

Dewan Pembina DiFo Diah Warih Anjari mengimbuhkan, rencana revitalisasi MCK di kampung Bibis Kulon menjadi program prioritas yayasannya. Yayasan akan ikut ambil bagian dalam merealisasikan pembenahan fasum tersebut.

“Yayasan Diwa Center memiliki jaringan di berbagai kalangan. Kami yakin lewat jaringan-jaringan itu bisa memberikan hal terbaik bagi lingkungan di sekitar sekretriatan,” katanya.

Sosok yang akrab disapa Diwa mengaku juga akan mengembangkan potensi sumber daya manusia, dan lingkungan di Kampung Bibis Kulon. Seperti penataan dan revitalisasi situs Mbah Meyek, eksplorasi potensi seni budaya dan lain-lain.

“Kami optimistis situs Mbah Meyek menjadi lebih terkenal lagi dibandingkan yang ada selama ini. Dan tentunya lewat pemberdayaan, kesejahteraan warga di sekitar situs juga meningkat.” (Red)

Tinggalkan Pesan