Dua Kades Asal Karanganyar Juarai Pidato Konstitusi FH UNS, Prof Jamal : Peran Kades Diperlukan

FOTO/Humas UNS

SOLO,newsreal.id – Lomba Pidato Konstitusi Antar-Kepala Desa se-Solo Raya di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi ditutup, Sabtu (4/12/2021). Martantyo Didik Purnomo, Kepala Desa Tawangsari, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar ditetapkan sebagai Juara 1 dan berhasil membawa pulang Piala Bergilir Mahkamah Konstitusi (MK) setelah mengungguli empat rival dalam putaran final. Lomba ini merupakan inisiasi dari Fakultas Hukum (FH) UNS bersama MK.

Sementara itu, pada posisi kedua disabet oleh Slamet Wiyono, Kepala Desa Blulukan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Juara 3 diperoleh Ardita Devi Mayasari Lurah Pulisen, Boyolali, Kabupaten Boyolali.

Kemudian, Juara Harapan 1 disabet oleh Suparmanto, Kepala Desa Slogoretno, Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Lalu, Juara Harapan 2 diraih Tri Prasetyo Utomo, Kepala Desa Srimulyo, Gondang, Kabupaten Sragen.

Baca : Video Viral TNI Vs Polantas Baku Hantam di Ambon, Penyebabnya Karena Tilang

Sebelumnya, mereka telah melalui beberapa rangkaian seleksi. Pada tahap pertama, dilakukan seleksi video orasi yang diikuti oleh 275 peserta.

Kemudian, setelah disaring, diadakan tahap semi final untuk menentukan 5 peserta yang berhak melaju ke tahap final. Dalam laga puncak ini, seluruh peserta melakukan orasi selama 10 menit di hadapan juri.

Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho mengatakan bahwa perubahan terhadap konstitusi sangat mungkin terjadi karena adanya perubahan-perubahan di bidang politik, hukum, keamanan, ekonomi, dan sebagainya.

Baca : Tol Bali Mandara Dilengkapi IoT, Ini Fungsinya

“Di sinilah peran lurah dan kepala desa diperlukan untuk membangun kesadaran hukum dan berkonstitusi di masyarakat. Oleh karena itu, sangat tepat dan jika seluruh lurah dan kepala desa di tanah air secara bergantian memperoleh pembekalan tentang konstitusi bernegara,” ujar Prof. Jamal. (Rls)

Tinggalkan Pesan