bupati_sumedang
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memberikan keterangan pers, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (02/01/2022). (Foto: Humas Setkab

JAKARTA, newsreal.id – Kabupaten Sumedang berhasil menurunkan angka stunting dari 32,27 persen pada tahun 2018 hingga menjadi menjadi 8,27 persen di tahun 2022. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengungkapkan, keberhasilan penurunan stunting secara signifikan tersebut terjadi karena dukungan sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE).

“Intinya kami menggunakan teknologi sebagai tools, yaitu sistem pemerintahan berbasis elektronik. Kami punya platform namanya Simpati (Sistem Informasi Penanganan Stunting Terintegrasi),” kata Dony dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (02/01/2023).

Dony pun menekankan pentingnya kolaborasi semua pemangku kepentingan dalam melakukan intervensi tersebut.

“SPBE bukan hanya urusan teknologi semata tapi SPBE berkaitan dengan e-governance, berkaitan dengan people dan good governance-nya. Di sinilah bagaimana setiap pemimpin harus bisa mengorkestrasi, memobilisasi dan mengorkestrasi seluruh komponen untuk bisa bersama-sama menangani stunting,” ujarnya.

Bupati Sumedang mengungkapkan, dirinya diminta oleh Presiden Jokowi untuk turun langsung berbagi pengalaman penanganan stunting melalui SPBE kepada para kepala daerah di Indonesia.

“Pak Presiden meminta saya sendiri untuk keliling  ke tiap provinsi, kemudian aplikasinya pun tentunya kita berikan lewat Pak Menkes,” ujarnya. (Bun)

Tinggalkan Pesan