Tugu Insurance BIA Award
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil menyabet penghargaan untuk kategori Perusahaan Asuransi Umum dalam Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2024. (dok)

JAKARTA,newsreal.id – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil menyabet penghargaan untuk kategori Perusahaan Asuransi Umum dalam Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2024 yang digelar Kamis, 13 Juni 2024.

Penghargaan ini diberikan oleh Bisnis Indonesia Group kepada korporasi yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dan berhasil memiliki kinerja positif sepanjang tahun 2024. Tugu Insurance terpilih menjadi pemenang penghargaan tersebut di antara nominasi lainnya.

Tatang Nurhidayat selaku Presiden Direktur Tugu Insurance menyampaikan bahwa ajang seperti ini dapat menjadi motivasi dan mendorong seluruh Perusahaan untuk tetap mencatatakan kinerja yang positif setiap tahunnya.

Baca : Luncurkan 6 Produk Baru, Phapros Tunjukkan Komitmen Pertumbuhan Bisnis

“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan Bisnis Indonesia Grup dan tentunya kepada seluruh manajemen. Kami berharap pencapaian ini dapat memotivasi setiap karyawan Tugu Insurance untuk dapat bekerja lebih baik dan juga bisa memberikan kontribusi secara berkelanjutan, terus bergerak maju, berkembang serta berinovasi,” jelas Tatang.

Dengan mengusung tema Agility in Uncertainty atau bagaimana peran penting kita dalam beradaptasi dan berinovasi untuk menghadapi ketidakpastian, di mana perusahaan-perusahaan harus beradaptasi dengan cepat dan efektif untuk tetap bertahan dan berkembang.

Baca : SCG Genjot Penetrasi Pasar Ritel Modern Bahan Bangunan Indonesia

Dalam hal ini, Tugu Insurance tetap menunjukkan eksistensi kinerja positif dan mampu bertahan hingga saat ini.

Terbukti sepanjang 2023, emiten anak usaha PT Pertamina Persero ini pada periode Triwulan 1 tahun 2024 mencatatkan produksi Premi Bruto secara konsolidasian mencapai Rp 1,97 Triliun, naik di atas rata – rata industri sebesar 22,51% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,61 Triliun.

Sedangkan untuk tingkat Risk Based Capital (RBC) mencapai 545,34% yang berada jauh di atas ketentuan batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu sebesar 120%.(red,bun)

Baca : Pemerintah Arab Saudi Berikan 221 Ribu Kuota Haji 2025

Tinggalkan Pesan