bilboard_mbak_e_solo
Billboard bertuliskan "Solone Ayu" dan ada tulisan "Mbak'e Menuju Walikota Solo" "Diah Warih Anjari" terpampang di simpang empat Ngemplak, timuir Masjid Sheikh Zayed Solo. (istimewa)

SOLO,newsreal.id – Sosok Diah Warih Anjari semakin dikenal luas masyarakat Solo. Belakangan, namanya sering menghiasi berbagai macam media massa, baik lokal maupun nasional.

Warga pun juga sudah bisa melihat siapa sosok sebenarnya Diah Warih. Fotonya juga bisa dilihat di sebuah billboard besar berukuran 5m x 10m x 1 di Jalan Letjen Sutoyo, perempatan Ngemplak, Solo.

Wajahnya benar-benar kelihatan nyata, seperti aksinya yang juga nyata. Dalam billboard tersebut bertuliskan “Solone Ayu” berada di atas foto. Lalu di bawahnya ada tulisan “Mbak’e Menuju Walikota Solo” dengan dilengkapi nama di bawahnya “Diah Warih Anjari”.

Baca : Kecelakaan Mobil Porsche Cayman Kuningan dan Investigasi Kecelakaan

Mulanya, dalam billboard tersebut telah terpasang selama dua pekan sejak 4 Juni 2024, sebuah foto seorang perempuan mengenakan baju biru dengan selempang batik warna cokelat. Kemudian wajah perempuan tersebut tampak tertutup setengah dengan topeng yang dibawanya. Lalu pada bagian bawah foto terdapat tulisan “Mbak e Solo Menuju Pilkada 2024”.

Kini, topeng itu sudah tiada, terlihat jelas sosok Diah Warih yang karib dipanggil Mbak’e tanpa tabir lagi. Karena itu, warga masyarakat semakin akrab dengan Diah Warih.

“Topengnya sudah terbuka. Semoga ini menjadi jalan terbukanya Mbake menuju AD 1. Semakin terbuka dan terbuka untuk menjadikan Solo maju dan maju terus, aamiin…,” tutur Nuraya, salah satu warga Surakarta.

“Mantap Mbak’e Solo. Membuka wajah Solo yang sesungguhnya dan menebarkan pesona dari Solo ke seluruh penjuru nusantara. Semoga sukses selalu. AMIN,” doa dari warga lain.

Baca : Incar Rekomendasi Pilkada 2024, Bacawali Diah Warih Intensif Komunikasi dengan Petinggi Parpol

DEKLARASI

Begitu populernya nama Diah Warih ini, setelah ia mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Walikota Solo pada Pilkada 2024.

Perempuan yang juga pengusaha ini telah mendaftar bakal calon Walikota Solo dari Partai Gerindra dan PSI. Kala itu, ia didampingi Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Hercules dan Pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhsan Mojosongo, Kiai Ali Pono atau Mbah Lepo. 

Baca : Pemerintah Arab Saudi Berikan 221 Ribu Kuota Haji 2025

Setelah itu, Diah Warih juga mengikuti pembekalan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) PKB di Semarang. 

Yang lebih menariknya lagi, Ketua Umum G-Nesia, organisasi relawan pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 tersebut, juga mendapat dukungan dari DPC Partai Demokrat Solo untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota Surakarta.

Kini, sosok Diah Warih juga sudah mulai akrab di tengah-tengah masyarakat Solo. Lihat saja, ia sering berkegiatan bersama warga.

Mulai mendatangani Pasar Gede, blusukan ke kampung-kampung hingga berolahraga dan membaur bersama warga.

Banyak orang yang mendoakan agar Diah Warih bisa terpilih menjadi Walikota Solo, sebagai pengganti Gibran Rakabuming Raka yang akan naik menjadi Wakil Presiden RI.

“Kita bareng dukung Mbake Solo jadi AD 1 (Walikota Solo) di kota kita tercinta” kata Nuraya, salah seorang warga.

Baca : Tugu Insurance Sabet Penghargaan Perusahaan Asuransi Umum Terbaik di Business Indonesia Awards 2024

“Mantap Bu Ketua, kami doakan ibu jadi Walikota Solo,” timpal Rudi Hartono, warga lainnya.

Doa yang sama diucapkan Adhi, warga Solo yang sudah mengenal Diah Warih. “Doa dan dukungan atas pencalonan Bu Ketum Diah Warih Anjari yang mencalonlan Walikota Surakarta. Mudah-mudahan Allah mengizinkan dan menjadikannya. Allahumma Aamiin…,” tutur Adhi.(*)

Baca : Mata Juling: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tinggalkan Pesan