Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Komisi I DPR dan MUI Desak Pemerintah Tolak Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 9 Oktober 2025 03:27 WIB
Komisi I DPR dan MUI Desak Pemerintah Tolak Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam
NEWSREAL.ID - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu kehadiran atlet Israel di ajang AWG Minta Pemerintah Tolak Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025 yang bakal digelar di Jakarta bikin panas suasana. Komisi I DPR RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kompak mendesak pemerintah bersikap tegas: jangan kasih izin, jangan kebobolan lagi!

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menilai, izin bertanding bagi atlet Israel bukan cuma soal teknis olahraga, tapi juga menyangkut moral dan arah politik luar negeri Indonesia yang sudah jelas menolak segala bentuk penjajahan.

Baca : Prabowo-Xi Jinping Bahas Giant Sea Wall hingga Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

“Pemerintah harus menunjukkan sikap politik luar negeri yang bebas aktif, berpihak pada kemanusiaan, dan sesuai amanat konstitusi. Jangan sampai kita kebobolan lagi,” tegas Sukamta di Jakarta, Rabu (8/10).

Politisi PKS itu mengingatkan, sejak awal kemerdekaan Indonesia sudah punya rekam jejak tegas soal Israel. Tahun 1958, Indonesia rela mundur dari kualifikasi Piala Dunia agar tak perlu melawan Israel. Begitu juga di Asian Games 1962, saat Indonesia menolak memberikan visa bagi delegasi Israel dan Taiwan.

Kemerdekaan Palestina

“Dari dulu sampai sekarang posisi kita konsisten: menolak penjajahan dan mendukung kemerdekaan Palestina. Pemerintah harus hati-hati agar tidak terlihat melunak terhadap Israel,” katanya lagi.

Sukamta juga menyoroti situasi di Gaza yang semakin memprihatinkan. Berdasarkan data United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UN OCHA), hingga 1 Oktober 2025, lebih dari 66 ribu warga Palestina tewas, mayoritas perempuan dan anak-anak.

“Dalam situasi genosida seperti ini, tidak pantas Indonesia menggelar kompetisi yang mengundang atlet Israel. Dunia bisa menilai kita tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat Palestina,” ucapnya.

Nada serupa datang dari Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim. Ia menegaskan, pemerintah tak boleh memberi ruang bagi atlet Israel tampil di Jakarta.

Baca : Berjaket Loreng TNI, Prabowo Saksikan Parade Kapal Perang di Teluk Jakarta

“Sepanjang Palestina masih dijajah, pemihakan kita tidak boleh berubah. Ini amanat konstitusi,” ujar Sudarnoto lewat situs resmi MUI.

Ia juga mengingatkan, jangan sampai kasus Piala Dunia U-20 terulang lagi, saat Indonesia batal jadi tuan rumah karena menolak kehadiran timnas Israel. Menurutnya, keputusan mengundang atlet Israel justru bisa merusak citra diplomasi Indonesia yang selama ini vokal membela Palestina.

“Pemerintah harus fokus dan hati-hati. Jangan sampai energi kita habis untuk urusan seperti ini yang justru menimbulkan kontroversi dan kemarahan publik,” tegasnya.

Tanggapan Menlu

Menanggapi isu ini, Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut pihaknya sudah memantau situasi tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini berada di bawah tanggung jawab Persatuan Senam Indonesia (Persani).

“Saya monitor, tapi yang menyelenggarakan kan Persani. Kita lihat perkembangannya seperti apa,” kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sugiono juga menjelaskan, urusan izin masuk atlet asing berada di bawah wewenang pihak imigrasi, bukan Kementerian Luar Negeri.

Sebagai informasi, ajang 53rd Artistic Gymnastics World Championships Jakarta 2025 bakal digelar pada 19-25 Oktober 2025. Sekitar 500 atlet dari 78 negara dijadwalkan berpartisipasi. Federasi Senam Israel pun telah mengonfirmasi bahwa mereka sudah mendaftar dan berkoordinasi langsung dengan pihak penyelenggara.

“Kami yakin pertimbangan eksternal tidak akan memengaruhi olahraga ini,” kata juru bicara Federasi Senam Israel kepada media JNS, Juli lalu.

Bagi sebagian pihak, partisipasi Israel di ajang olahraga internasional bisa dianggap hal biasa. Tapi bagi Indonesia yang sejak awal berdiri menolak penjajahan, isu ini bukan sekadar soal kompetisi, melainkan tentang prinsip.
Dan seperti kata Sukamta, “Dukungan Indonesia untuk Palestina bukan simbol politik. Itu jati diri bangsa.” (tb)

Berita Terbaru

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...

Leave a comment