Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Kabar Menyejukkan di Bulan Ramadan, Abdul Haris Dilantik sebagi Dirjen Diktiristek. FP UNS : Stop Industrialisasi Kampus dan Kebijakan Tumpang Tindih

Tim Redaksi, newsreal.id
Sabtu, 16 Maret 2024 13:00 WIB
Kabar Menyejukkan di Bulan Ramadan, Abdul Haris Dilantik sebagi Dirjen Diktiristek. FP UNS : Stop Industrialisasi Kampus dan Kebijakan Tumpang Tindih
NEWSREAL.ID - sumber foto : shutterstock.com

SOLO,newsreal.id – Pelantikan Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc. sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) mengisi jabatan yang selama ini dipegang oleh Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, ASEAN.Eng oleh
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mendapatkan apresiasi positif.

Proses pelantikan yang diselenggarakan Jumat (15/3) di Auditorium Gedung A Kompleks Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta ini diunggah langsung dikti.kemdikbud.go.id ini disambut oleh Forum Peduli UNS (FP-UNS).

Baca : Tidak Ada Larangan Gunakan Pengeras Suara di Masjid, Ini Ketentuan Lengkap dari Kemenag

Forum yang fokus dalam menyoroti kondisi kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) ini menyatakan pendapatnya atas kabar terbaru ini.

Koordinator FP-UNS, Diah Warih Anjari dalam keterangannya, Sabtu (16/3/2024) menyatakan, dunia pendidikan tinggi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Pelantikan Prof Abdul Haris oleh Mendikbudristek Nadiem adalah pilihan tepat dan menjadi kabar menggembirakan di bulan Suci Ramadan ini.

“Ini kabar menggembirakan, dunia pendidikan tinggi butuh pemimpin yang tahu betul kondisi lapangan dan lebih mengutamakan kualitas pendidikan. Di bulan Suci Ramadan ini, ada kabar menggembirakan di dunia pendidikan tinggi kita,” ucap Diah Warih saat dihubungi melalui telpon.

Baca : Nyepi Berbarengan Ramadan, Gusmen : Momentum Introspeksi, Saling Hormati Ritual dan Tradisi

Diwa sapaan Diah Warih mengungkapkan, Ombudsman Republik Indonesia mencatat bahwa pengaduan pada bidang pendidikan menjadi salah satu susbtansi yang paling sering dilaporkan dalam lima tahun terakhir. Di antara hal-hal yang dilaporkan adalah mahalnya biaya pendidikan tinggi, tugas administrasi dosen yang mengurangi kualitas pengajaran serta rendahnya mutu riset.

Kondisi ini diperparah dengan mulai masuknya pihak swasta dalam pengelolaan pendidikan tinggi pada kampus negeri di Indonesia. Baru – baru ini diketahui terdapat perguruan tinggi yang bekerjasama dengan pihak swasta pemberi pinjaman online untuk pembayaran UKT (uang kuliah tunggal).

Baca : Mahasiswa Dukung Penuh Kejati Jateng, Dugaan Kasus Korupsi UNS Harus Diungkap Tuntas

“Itu data resmi dari Ombudsman Republik Indonesia, loh. Untuk itu pendidikan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan industri namun menciptakan kualitas manusia yang mandiri dan mampu mengembangkan potensi diri. Memastikan seluruh warga negara mampu mengakses pendidikan berkualitas tanpa dihantui mahalnya pendidikan menjaid perwujudan asas pelayanan publik sebagaimana dimanatkan dalam Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan Publik,” tegas Diwa.

Baca : Bikin Begidik, Potongan Tubuh Ditemukan di Perut Buaya Raksasa di Timika

Dikatakan, problematika pengelolaan pendidikan tinggi yang tidak segera diselesaikan akan menjadi permasalahan serius di kemudian hari.

Sementara itu Dirjen Diktiristek, Abdul Haris menyampaikan bahwa dirinya siap melanjutkan berbagai capaian yang telah ditorehkan Dirjen Diktiristek sebelumnya. Ia juga akan melakukan akselerasi untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi guna mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. (bun)

Baca : Nyepi Berbarengan Ramadan, Gusmen : Momentum Introspeksi, Saling Hormati Ritual dan Tradisi

Berita Terbaru

Tantangan bagi Akademisi, Proyek Giant Sea Wall Libatkan Kampus

JAKARTA, NEWSREAL.id – Terobosan besar diambil pemerintah sekarang dalam melaksanakan program infrastruktur strategis yakni pelibatan penuh dunia pendidikan tinggi. Realisasinya adalah arahan langsung pelibatan akademisi...

Kemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Fokus Perbaikan Madrasah hingga Digitalisasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Usulan ini difokuskan pada pemerataan...

Dukung Hemat Energi, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para murid untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, khususnya bagi yang tinggal di jarak...

Tujuh Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerbitkan pedoman penggunaan kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tujuh menteri. Langkah ini menjadi...

101 Sekolah Rakyat Ditarget Rampung Juni 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menargetkan pembangunan 101 unit Sekolah Rakyat permanen tahap dua rampung pada Juni 2026. Proyek ini diprioritaskan selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru...

Mendikdasmen: Sekolah Tetap Tatap Muka

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa aktivitas pembelajaran di sekolah tetap berjalan normal usai libur Hari Raya...

DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Lagi demi Efisiensi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana mengembalikan sistem pembelajaran daring bagi siswa mulai April 2026 sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi menuai penolakan dari parlemen. Wakil Ketua Komisi...

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Leave a comment