Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

BPOM Komitmen Tindak Tegas Kosmetik Berbahaya

Tim Redaksi, Admin
Senin, 23 Desember 2024 15:22 WIB
BPOM Komitmen Tindak Tegas Kosmetik Berbahaya
NEWSREAL.ID - BAHAN BERBAHAYA: BPOM menemukan 51 item (satu juta pieces) obat tradisional (OT) yang mengandung bahan kimia obat (BKO) dan 181 item (1,2 juta pieces) kosmetik mengandung bahan dilarang/berbahaya beberapa waktu lalu. (Dok:BPOM)

MAKASSAR- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar menegaskan komitmen pihaknya menindak tegas produk-produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri.

Taruna Ikrar mengatakan, fokus penindakan produk kosmetik berbahaya tidak hanya di wilayah Sulawesi Selatan, namun di sejumlah daerah di Tanah Air, termasuk Medan (Sumatera Utara), Pekanbaru (Riau), Jambi, Batam (Kepri), Lampung, Jakarta, Bandung Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Mataram (NTB), Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

“Jadi pada intinya kami melalukan penindakan di seluruh Indonesia,” ucap Taruna Ikrar seusai memberikan Kuliah Umum bertema “Riset Inovasi Menuju World Class University” di Aula Prof Baharuddin Lopa, Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (23/12).

Tugas BPOM

Khusus penindakan di Sulsel yang telah menjadi perhatian masyarakat, ia mengaku jika itu sudah menjadi tugas BPOM. Pihaknya juga berkomitmen untuk menghilangkan kesan bahwa Sulsel, khususnya Makassar, menjadi produsen produk kosmetik berbahaya.

Menurut dia, orang Sulsel dikenal memiliki sikap sportif dan punya karakter Siri, sehingga tidak akan membuat produk-produk bermasalah yang dapat merugikan orang lain. “Ketegasan dari BPOM inilah yang justru ingin menghilangkan kesan itu (sebagai daerah produsen kosmetik berbahaya). Jadi perhatian masyarakat kemungkinan juga karena beritanya viral,” ujar Taruna Ikrar. Ia mengingatkan kosmetik yang mengandung merkuri dan bahan berbahaya lainnya memang sangat berbahaya bagi kesehatan, karena dapat memicu penyakit kanker. Untuk itu diingatkan agar masyarakat lebih teliti, dengan hanya memilih produk yang telah lolos BPOM. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Leave a comment