
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tetap berlanjut di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut tercermin dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang mengalokasikan dana sebesar Rp6,26 triliun untuk pembangunan IKN.
Anggaran tersebut mengalami kenaikan dibandingkan alokasi tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp4,7 triliun. Namun demikian, nilainya masih jauh lebih kecil dibandingkan alokasi anggaran pada tahun-tahun sebelumnya, yakni Rp27 triliun pada 2023 dan Rp43,3 triliun pada 2024.
Berdasarkan rincian anggaran, dana pembangunan IKN pada 2026 akan digunakan untuk Program Pengembangan Kawasan Strategis sebesar Rp5,71 triliun. Sementara itu, Program Dukungan Manajemen memperoleh alokasi Rp553 miliar.
Sebelumnya, Otorita IKN mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp14,92 triliun guna memenuhi total kebutuhan pembangunan sebesar Rp21,18 triliun sepanjang 2026. Namun, usulan tambahan anggaran tersebut tidak disetujui oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
Presiden Prabowo Subianto juga baru-baru ini melakukan kunjungan ke IKN pada awal pekan ini, Senin (12/1/2026). Kunjungan tersebut menjadi yang pertama sejak Prabowo resmi menjabat sebagai Presiden RI. Sebelumnya, ia sempat mengunjungi IKN saat masih berstatus presiden terpilih bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Kunjungan Presiden
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kalimantan, Prabowo memutuskan bermalam di kawasan IKN setelah menghadiri sejumlah agenda, termasuk peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan milik PT Pertamina (Persero) di Kalimantan Timur.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden memberikan sejumlah catatan dan koreksi terkait desain serta fungsi kawasan IKN. Presiden juga meminta Otorita IKN bersama Kementerian Pekerjaan Umum untuk terus melakukan penyempurnaan.
“Presiden memberikan koreksi, antara lain terkait desain dan fungsi, dan meminta OIKN serta Kementerian PU untuk terus melakukan perbaikan,” ujar Prasetyo Hadi di Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Selain itu, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan IKN, khususnya fasilitas yang akan digunakan oleh lembaga legislatif dan yudikatif.
Pemerintah menargetkan fasilitas tersebut dapat rampung pada 2028. “Presiden sejak awal menekankan percepatan pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif, dengan harapan dapat selesai pada 2028,” kata Prasetyo. (tb)
Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner
JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...
Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya
JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...
Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN
Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...