
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Kabar duka datang dari dunia pergerakan mahasiswa Indonesia. Pencipta lagu legendaris Darah Juang, Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau yang akrab disapa John Tobing, meninggal dunia pada Rabu, (25/2/2026) pukul 20.45 WIB.
Alumni Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada angkatan 1986 itu mengembuskan napas terakhir di RSA UGM setelah hampir dua bulan berjuang melawan sakit yang dideritanya. Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka RS Bethesda hingga Sabtu, 28 Februari 2026.
Kabar wafatnya cepat menyebar di kalangan aktivis, mahasiswa, hingga jejaring alumni. Akun resmi @kagama.channel turut menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya sosok yang selama ini dikenal sederhana namun konsisten menyuarakan keadilan sosial.
Nama John Tobing mungkin tak selalu muncul di ruang-ruang publik arus utama. Namun karyanya, Darah Juang, hidup dan terus dinyanyikan dari generasi ke generasi.
Sejak era reformasi 1998, lagu ini menjadi semacam “lagu wajib” setiap aksi mahasiswa. Liriknya yang kuat, penuh semangat perlawanan terhadap ketidakadilan rezim Orde Baru, menjadikan lagu tersebut tak lekang oleh waktu. Setiap baitnya seperti menghidupkan kembali bara semangat di dada para demonstran.
Suara berat khas John saat membawakan lagu itu selalu meninggalkan kesan mendalam. Ia bukan hanya menciptakan lagu, tetapi juga hadir di tengah massa, membawa gitar, berdiri bersama mahasiswa, menyatu dalam gelombang tuntutan perubahan.
Rindukan Keadilan
Sahabatnya, Yudah Prakoso R mengenang bahwa John tak pernah menyangka petikan gitar dan lirik yang ia susun di pojok asrama akan menjelma menjadi “lagu kebangsaan” bagi mereka yang merindukan keadilan.
Di mata banyak orang, John Tobing adalah pribadi yang tenang dan bersahaja. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan keberanian dan konsistensi dalam membela rakyat kecil lewat karya.
Di setiap aksi turun ke jalan, terutama pada 1998, ia hadir bukan sekadar sebagai pengamat. Ia datang membawa gitar, dan bersama ribuan mahasiswa, menyanyikan harapan tentang Indonesia yang lebih adil.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia seni perjuangan dan gerakan mahasiswa di Tanah Air. Namun satu hal yang diyakini banyak orang: John boleh berpulang, tetapi Darah Juang tak akan pernah berhenti berkumandang.
Selama masih ada ketidakadilan yang dilawan, selama masih ada mahasiswa yang turun ke jalan, lagu itu dan semangat yang diwariskannya akan terus hidup. (tb)
Tokoh-tokoh Wanita Berpengaruh dan Menginspirasi Asal Solo
SELAIN terkenal dengan seni budayanya, ternyata Solo juga melahirkan banyak tokoh besar yang berpengaruh bagi masyarakat sekitar, maupun untuk bangsa Indonesia. Tidak hanya kaum pria...
Capt Hakeng, Wisudawan Terbaik UBJ, Persembahkan Ilmu untuk Laut dan Bangsa
NEWSREAL.ID, BEKASI- Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ), salah satu kampus terbaik di Indonesia, merayakan Dies Natalis ke-XXIX sekaligus Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Semester Genap...
Gugun Gumilar: Pengakuan Palestina Wujud Amanat Konstitusi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengakuan terhadap kemerdekaan Palestina bukan sekadar isu geopolitik, tetapi bagian dari perjuangan umat manusia untuk keadilan dan perdamaian dunia. Hal tersebut disampaikan Gugun...
Sukses Atasi Cidera Rocky Putiray, Namanya Mencuat Buka Klinik Hingga Rekrut Mahasiswa
*Kisah Terapis Wisnu Mahardika TERAPI tulang cidera olahraga belakangan ini viral di dunia maya. Terapi yang berfokus pada pencegahan dan rehabilitasi cedera pada atlet dan...
Diah Warih Curi Perhatian Majalah Korea, Kiprah Sosial Kemanusiaannya Kian Diakui
JAKARTA – Founder Diwa Foundation dan Pendiri G-Nesia (organisasi masyarakat, Red), Diah Warih Anjari belum lama ini muncul di Popopo (Conecting People With Potential and...
Diah Warih Masuk Jajaran Top Tokoh Inspiratif Jateng 2023
SEMARANG,newsreal.id – Diah Warih Anjari menjadi satu dari 40 tokoh di Jawa Tengah yang dianugerahi sebagai tokoh inspiratif 2023. Selain nama Ketua Umum G-Nesia ini,...
Momentum Bersua Presiden Jokowi di Istana, Ini yang Disampaikan Diah Warih Anjari
JAKARTA,newsreal.id – Nama Diah Warih Anjari kembali mencuri perhatian publik Kota Solo. Belum lama ini Diwa sapaannya menggelar jumpa pers dengan berbagai elemen dari Forum...
Dinominasikan Raih Hoegeng Awards 2023, Ini Kiprah Lengkap AKBP Bayu Suseno
-Kisah Love Scam hingga Selamatkan Anak Korban Perdagangan KAPOLRES Bengkayang Kalimantan Barat AKBP Bayu Suseno, tidak tega melihat sejumlah perempuan menjadi korban penipuan bermodus cinta...
Calon Kuat Ketum Imarindo, Rori Perwira Ingin Pemerintah Perhatikan Profesi Manager Artis
RORI Perwira yang dikenal sebagai manager dari Basejam, Ferdy Element, Renaga Tahier dan beberapa artis dan band era 90-an dalam waktu dekat ini maju mencalonkan...
Ultah ke-42, Diwa Banjir Ucapan Mulai dari Jenderal, Tokoh Agama Hingga Artis
SOLO,newsreal.id – Sosok Diah Warih Anjari dikenal luas di kancah lokal maupun nasional. Di tingkat nasional namanya tenar semenjak maju sebagai balon wakil wali kota...
Subkhan Pimpin Forum QHSE BUMN Konstruksi
*Keselamatan dan Kesehatan Kerja jadi Sorotan JAKARTA,newsreal.id – Forum Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) BUMN Karya Konstruksi, punya Ketua Umum (Ketum) baru. Kini Forum...
Mahasiswa Muda Berhasil Raih Omzet Puluhan Juta dari Bisnis Peternakan
BERAWAL dari keresahan terhadap banyaknya produk madu murni palsu, mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta membuat brand madu murni sendiri bernama “Neebee”. Neebee didirikan oleh...

