Nasional

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

Tim Redaksi, Wildan Abdul Rahman
Selasa, 14 Juli 2026 16:38 WIB
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
NEWSREAL.ID - Dok Setneg.go.id

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan dari tingkat desa.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan pidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Menurut Presiden, KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai koperasi simpan pinjam, tetapi akan berkembang menjadi pusat layanan ekonomi yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat desa dalam satu sistem yang saling terhubung.

“KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalam ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa. Obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota. Akan ada logistik desa. Akan ada gudang. Akan ada cold storage ruang pendingin, supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya,” ujar Presiden, dilansir dari situs setneg.go.id.

Prabowo menjelaskan gagasan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih lahir dari pengalaman panjangnya saat bertugas sebagai prajurit di berbagai daerah. Dari pengalaman tersebut, ia melihat secara langsung berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat desa, terutama keterbatasan akses terhadap pembiayaan.

“Saya semakin yakin, satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat yang paling bawah adalah kekuatan koperasi,” katanya.

Presiden menilai salah satu persoalan utama yang dihadapi petani adalah ketergantungan terhadap pinjaman berbunga tinggi dari rentenir ketika memasuki masa tanam. Kondisi tersebut membuat hasil panen yang diperoleh sering kali tidak mampu meningkatkan kesejahteraan petani karena sebagian besar pendapatannya digunakan untuk membayar utang.

Untuk mengatasi persoalan itu, pemerintah akan memperkuat fungsi koperasi simpan pinjam di setiap desa agar masyarakat dapat memperoleh akses pembiayaan dengan bunga yang terjangkau.

“Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia,” tegas Prabowo.

Selain memberikan akses pembiayaan, pemerintah juga menugaskan Koperasi Desa Merah Putih sebagai saluran utama distribusi berbagai barang bersubsidi sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus, barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan. Supaya yang membutuhkan, dialah yang terima,” ujarnya.

Pemerintah juga memperluas manfaat koperasi bagi sektor kelautan. Menurut Presiden, koperasi nelayan akan diperkuat melalui penyediaan fasilitas berupa gudang pendingin, pabrik es, hingga kapal penangkap ikan yang dikelola secara bersama melalui koperasi.

Skema tersebut dirancang sebagai pembiayaan produktif yang nantinya dicicil oleh koperasi dari hasil usaha para nelayan sehingga menciptakan sistem ekonomi yang berkelanjutan.

Prabowo optimistis keberadaan Koperasi Desa Merah Putih akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Pemerintah memproyeksikan koperasi tersebut mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp 223 triliun setiap tahun di desa-desa, sekaligus meningkatkan pendapatan petani, peternak, dan nelayan hingga Rp 202 triliun.

Di sisi lain, pemerintah juga menargetkan perbaikan sistem logistik nasional melalui penguatan jaringan distribusi berbasis desa agar biaya pengiriman barang menjadi lebih efisien.

“Semua ahli mengatakan logistik Indonesia paling tidak efisien dan paling mahal. Ini yang kita akan membersihkan, kita akan membuat lebih efisien,” tutur Presiden.

Melalui pembangunan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah menargetkan desa tidak lagi hanya menjadi lokasi produksi, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mampu menyediakan layanan keuangan, distribusi pangan, penyimpanan hasil panen, layanan kesehatan dasar melalui apotek desa, hingga penyaluran subsidi secara tepat sasaran. Pemerintah berharap koperasi menjadi instrumen utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Sumber: BPMI setpres

Berita Terbaru

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...