Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Soal Merger, PT Pelni Tunggu Arahan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 30 Desember 2024 03:22 WIB
Soal Merger, PT Pelni Tunggu Arahan
NEWSREAL.ID - MONITORING TRANSPORTASI LAUT: Dirut PT Pelni, Tri Andayani saat mendampingi Menko Bidang Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono melakukan monitoring tranportasi laut angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (29/12). (Dok: PT Pelni)

JAKARTA- Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero), Tri Andayani merespons rencana merger dengan PT ASDP Indonesia Ferry dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.

“Saya menunggu arahan dari Pak Menteri (Menteri BUMN Erick Thohir),” kata Andayani seusai Monitoring Angkutan Nataru 2024-2025 di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (29/12). Menurutnya, apapun kajian dari pemerintah pasti untuk kepentingan masyarakat luas.

Wanita yang akrab disapa Anda itu kemudian menyinggung poin urgensi merger ini. Menurutnya, salah satu yang menjadi fokus adalah menekan biaya logistik melalui penggabungan Pelni, ASDP, dan Pelindo. Anda menekankan pemerintah juga bakal melihat berbagai aspek lain. Ini meliputi sisi efektivitas serta efisiensi ketiga perusahaan pelat merah tersebut.

Program Percepatan

“Kayaknya program holdingisasi ini kan bukan suatu program yang baru. Artinya, ada holdingisasi juga di berbagai sektor, ada pariwisata, kesehatan, pangan, pertahanan. Kalau ini dari sisi maritim, saya rasa itu hal yang wajar. Pasti semuanya untuk mendukung program percepatan pemerintah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menegaskan pemerintah masih harus mengkaji rencana merger alias holdingisasi ini. Pria yang akrab disapa Tiko itu tak menegaskan kapan penggabungan tiga perusahaan pelat merah ini rampung.

Namun dirinya memperkirakan kajian baru akan selesai pada kuartal I 2025. “Masih dikaji, tenang. Mungkin triwulan I (selesai kajian), kajiannya dulu sama kajian komersial,” kata Kartika yang ditemui terpisah di lokasi yang sama. “Musti dikaji dulu (rencana Pelindo jadi perusahaan induk), secara hukum dulu (dikaji) terutama,” imbuhnya. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment