
- Berkonsep Asrama, Bebas Biaya Pendidikan
JAKARTA- Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut sekolah rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan dibangun di 100 daerah. Kementerian PU akan terlibat merancang desain dan membangun gedung-gedung sekolah rakyat. Mereka bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos).
“Pak Mensos rencana membangun sekolah rakyat di 100 tempat di Indonesia untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem,” ujar Dody dalam jumpa pers di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (7/3).
Kementerian PU bertugas merancang desain dan membangun gedung-gedung sekolah itu. Sementara itu, anggaran akan ditangani oleh Kemensos. Dody mengatakan pembangunan sekolah rakyat masih terus dimatangkan. Mereka akan kembali menggelar rapat pekan depan untuk mematangkan desain sekolah rakyat. “Kami cuma berusaha menyiapkan bangunannya. Nanti desainnya akan kami diskusikan di istana,” ujar Dody.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya berencana membangun sekolah rakyat. Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Mohammad Nuh menyebut Sekolah Rakyat gratis untuk seluruh peserta didiknya.
Indonesia Emas
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan langkah awal mempersiapkan Indonesia Emas 2045. “Sekolah Rakyat merupakan bentuk negara dalam memuliakan masyarakat miskin sekaligus memfasilitasi kebangkitan wong cilik untuk mendukung Indonesia Emas 2045,” ucap Gus Ipul saat mengunjungi lokasi calon sekolah rakyat sekaligus berdialog dengan ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (7/3).
Gus Ipul menuturkan, Sekolah Rakyat dapat memutus mata rantai kemiskinan yang terjadi selama ini. “Salah satu cara untuk menutup transmisi kemiskinan ini adalah melalui pendidikan. Orang tua yang hidup dalam kemiskinan dan memiliki pendidikan rendah cenderung memiliki anak yang berpendidikan rendah juga dan itu sebab transmisi kemiskinan yang terjadi selama ini,” kata Gus Ipul.
Sekolah Rakyat yang digagas merupakan sekolah berbentuk boarding school/berasrama yang memungkinkan para orang tua murid dapat menjenguk. Sekolah Rakyat terdiri dari jenjang SD hingga SMA yang ditujukan untuk keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Sekolah itu akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026 di sejumlah tempat yang menggunakan aset Kemensos, Pemda, perguruan tinggi, dan aset pemerintah lainnya. “Tahun ini akan dimulai di sejumlah tempat. Bertujuan untuk membentuk agen perubahan yang akan mengubah taraf hidup keluarganya,” ucap Gus Ipul. (dtc,tb)
Presiden Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
JAKARTA,NEWSREAL,ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan HUT...
Stafsus Menag: Madrasah Tak Boleh Tertinggal dalam Pemerintahan Prabowo
SEMARANG,NEWSREAL.ID — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap pemerataan kualitas pendidikan, termasuk penguatan madrasah dan peningkatan kualitas guru. Staf Khusus Menteri Agama menyebut madrasah...
Hadiri Orientasi Maru Pascasarjana UHN Sugriwa, Gugun Gumilar : Ilmuwan Bisa Salah, Tapi Tidak Boleh Bohong
DENPASAR,NEWSREAL.id– Pendidikan dan riset menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan dunia kerja. Hal tersebut disampaikan H. Gugun...
Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren 2026 Dibuka, Berikut Informasinya
JAKARTA,NEWSREAL.ID– Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam 2026. Pengajuan bantuan dibuka dari 1 – 4 September 2026. Direktur...
Staf Khusus Menag RI bicara Capaian Gagasan Pendidikan Presiden Prabowo Lewat Guru Madrasah
BOGOR,NEWSREAL.id — Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerukunan, Pelayanan dan Pengawasan Keagamaan, serta Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, menghadiri Puncak Hari Lahir...
Sempat Berdiskusi 30 Menit, Wamentan Bantah Kabur Diskusi di UGM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono membantah tentang tuduhan kabur saat berdiskusi dengan mahasisa di UGM Yogyakarta. Ia juga membantah jalannya diskusi panas dan...
KND-Diwa Foundation Gelar Seminar Kebangsaan Mantapkan Ideologi untuk kesetaraan Penyandang Disabilitas
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Penyandang disabilitas di Indonesia sebanyak 8,5% dari jumlah penduduk Indonesia, dengan jumlah terbanyak pada usia lanjut menurut Kemenko PMK. Mereka membutuhkan membutuhkan intervensi...
Daftar Beasiswa Master Double Degree Dibuka hingga Akhir Mei, Cek Informasinya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Peluang studi internasional kembali dibuka bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, dan alumni pendidikan keagamaan. Pendaftaran terbuka sampai 31 Mei 2026 melalui Program...
Tantangan bagi Akademisi, Proyek Giant Sea Wall Libatkan Kampus
JAKARTA, NEWSREAL.id – Terobosan besar diambil pemerintah sekarang dalam melaksanakan program infrastruktur strategis yakni pelibatan penuh dunia pendidikan tinggi. Realisasinya adalah arahan langsung pelibatan akademisi...
Kemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Fokus Perbaikan Madrasah hingga Digitalisasi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Usulan ini difokuskan pada pemerataan...
Dukung Hemat Energi, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para murid untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, khususnya bagi yang tinggal di jarak...
Tujuh Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerbitkan pedoman penggunaan kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tujuh menteri. Langkah ini menjadi...