Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Langkah Strategis Kuatkan Pengaruh

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 9 Januari 2025 03:06 WIB
Langkah Strategis Kuatkan Pengaruh
NEWSREAL.ID - KTT BRICS: Menteri Luar Negeri RI, Sugiono saat menghadiri KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia, pada 24 Oktober 2024 lalu. (Dok: Kemenlu)
  • Masuknya RI ke BRICS

JAKARTA– Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai bergabungnya RI sebagai anggota penuh blok ekonomi Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan (BRICS) merupakan langkah strategis untuk menguatkan pengaruh Indonesia di level global.

“Bergabung ke BRICS merupakan langkah strategis, sekaligus pilihan kebijakan yang tepat agar posisi Indonesia semakin kuat dan diperhitungkan baik oleh negara-negara aliansi Amerika Serikat dan Eropa Barat dan juga oleh negara-negara yang tergabung dalam BRICS,” kata Eddy, Rabu (8/1).

Dengan bergabungnya Indonsia ke BRICS, dia menilai Presiden Prabowo Subianto menjalankan amanat konstitusi untuk menggunakan pendekatan politik bebas-aktif dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional.

“Seperti yang disampaikan Bung Hatta ‘mendayung di antara 2 karang’ maka yang dilakukan Presiden Prabowo adalah sepenuhnya berpihak kepada kepentingan nasional dan tidak berpihak pada salah satu blok kekuatan politik global,” ujarnya.

Dia juga meyakini bergabungnya Indonesia sebagai anggota penuh BRICS merupakan langkah strategis untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 7 hingga 8 persen. Dia menilai salah satu peluang Indonesia ketika bergabung ke BRICS adalah memperluas pasar ekspor. Di mana, anggota BRICS saat ini mencakup 40 persen lebih populasi dunia, termasuk di dalamnya negara-negara emerging market di Timur-Tengah.

“Kalau kita bicara proporsi ekonomi negara-negara BRICS, maka ada peningkatan signifikan dari tahun 1995 hanya 17 persen, meningkat tajam mencapai lebih dari 30 persen di tahun 2022. Ini peluang untuk mendapatkan pasar alternatif sekaligus meningkatkan posisi tawar di tengah meningkatnya perang dagang China dan AS,” tuturnya.

Peluang Investasi

Selain pasar, dia menilai bergabung Indonesia ke BRICS memberikan peluang investasi sekaligus pendanaan proyek pemerintah, mulai dari infrastruktur hingga energi terbarukan.

“Bergabung ke BRICS memberikan Indonesia peluang untuk mendapatkan lebih banyak investor di negara-negara yang ekonominya tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” paparnya.

Sebab, kata dia, Indonesia tidak bisa selamanya tergantung pada investasi dari Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) dan aliansi Amerika Serikat-Jepang.

“Salah satu pendanaan yang dibutuhkan saat ini adalah untuk membiayai transisi menuju energi terbarukan. Ada peluang alih teknologi (transfer of knowledge) juga dari spesialisasi negara-negara BRICS seperti digitalisasi di India maupun teknologi di Tiongkok,” imbuhnya.

Sebelumnya, Senin (6/1), Brasil sebagai pemegang presidensi BRICS tahun ini mengumumkan bahwa Indonesia telah resmi menjadi anggota organisasi internasional tersebut. “Indonesia, yang memiliki populasi dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, memiliki kesamaan pandangan dengan anggota-anggota BRICS lainnya terkait dengan dukungan atas reformasi institusi global dan kontribusi positif untuk menguatkan kerja sama antara negara-negara Selatan Global,” demikian pernyataan pemerintah Brasil. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....

Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz

JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....

Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang

TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...

Tiba di Rusia, Prabowo Pererat Kemitraan Kedua Negara

MOSKOW, newsreal.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat...

Trump Ancam Blokade Selat Hormuz Pasca-perundingan Gagal Total

JAKARTA,newsreal.id – Presiden Donald Trump berencana melakukan blokade di Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan Amerika Serikat usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran di...

Harga Minyak Langsung Naik, Usai AS & Iran Gagal Berunding

JAKARTA,newsreal.id – Perundingan Amerika Serikat-Iran di Islamabad Pakistan gagal karena berbagai alasan. Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian dunia, termasuk pengaruhnya terhadap harga minyak dunia....

Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus

MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...

Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...

Leave a comment