Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Bulog Siapkan Rp 39 Triliun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 2 Februari 2025 01:11 WIB
Bulog Siapkan Rp 39 Triliun
NEWSREAL.ID - PANEN RAYA: Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana bersama Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH didampingi Forkopimda Kabupaten Purworejo, melaksanakan kegiatan panen raya padi di Desa Tunjungan, Kecamatan Ngombol, beberapa waktu lalu. (Dok: Pemprov Jateng)
  • Serap Hasil Panen Petani

JAKARTA- Perum Bulog menyiapkan anggaran sebesar Rp 39 triliun untuk menyerap setidaknya tiga juta ton beras selama puncak panen raya pada Februari, Maret, dan April 2025.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengungkapkan, anggaran tersebut terdiri dari Rp 23 triliun yang dimiliki Bulog dan tambahan Rp 16,6 triliun yang baru disepakati dalam rapat koordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama kementerian terkait lainnya.

Dalam rapat itu, ia menegaskan pemerintah telah menyiapkan skema pembelian gabah dari petani dengan harga yang telah ditetapkan, yakni Rp 6.500 per kg. “Kami bahas panjang mengenai Bulog, keuangannya sudah tidak ada masalah, uang Bulog ada Rp 23 triliun sudah siap. Sekarang sudah disepakati (tambahan) Rp16,6 triliun dari Menteri Keuangan (Sri Mulyani) tadi,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta, kemarin.

“Jadi sudah ada Rp39 triliun untuk membeli beras 3 juta ton bulan Februari, Maret, April waktu puncak panen raya,” imbuhnya. Tambahan anggaran ini diberikan untuk memastikan Bulog dapat membeli gabah dari petani dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Percepat Swasembada

Dengan dukungan dana ini, Zulhas menegaskan tidak ada alasan bagi Bulog untuk tidak maksimal dalam menyerap produksi beras di musim panen raya. Menurunya, tambahan anggaran ini juga menjadi upaya pemerintah untuk mempercepat swasembada pangan dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan konsumen.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Bulog memiliki dana yang cukup untuk menyerap beras petani dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 6.500 per kilogram untuk gabah dan Rp5.500 per kilogram untuk jagung.

Untuk memastikan keberhasilan penyerapan beras ini, dirinya menekankan Bulog tidak dapat bekerja sendiri. Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah, mulai dari gubernur, bupati, hingga camat dan desa, sangat diperlukan.

Selain itu, aparat keamanan seperti TNI dan Polri juga diharapkan dapat membantu dalam proses penyerapan gabah dari petani agar berjalan lancar. “Tentu Bulog tidak bisa sendiri. Ini pekerjaan besar. Oleh karena itu, perlu dukungan semua pihak, termasuk Menteri Dalam Negeri (Tito Karnavian), ada gubernur, ada bupati, ada camat sampai ke desa. Karena sawah ini kan sampai ke desa. Perlu kita awasi bersama, kita bantu bersama-sama Bulog untuk menyerap gabah itu dengan harga yang sudah ditentukan,” ucapnya. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...

Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...

Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...

Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Leave a comment