Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Indonesia-Ceko Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 19 Februari 2025 09:01 WIB
Indonesia-Ceko Perkuat Kerja Sama Pertahanan
NEWSREAL.ID - KERJA SAMA PERTAHANAN: Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Menteri Pertahanan Ceko Jana Cernochova di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (18/2). Kedua negara sepakat untuk memperbarui kerja sama pertahanan yang telah terjalin sejak 2006. (Dok: Kemenhan)

JAKARTA- Indonesia dan Ceko memperkuat kerja sama pertahanan melalui pertemuan antara Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menteri Pertahanan Republik Ceko Jana Cernochova di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (18/2).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang mengatakan, penguatan kerja sama antara Indonesia-Ceko akan dilakukan dengan membarui perjanjian kerja sama pertahanan atau defence cooperation agreement (DCA).

“Ada DCA yang memang berakhir 2023, dan kunjungan kali ini juga termasuk salah satunya membahas bagaimana nantinya bisa diperbarui kembali agreement (DCA) yang sudah ada,” kata Frega, kemarin.  Dijelaskannya, Ceko merupakan salah satu negara produsen alat utama sistem senjata (alutsista) yang memiliki kualitas, dan memiliki harga yang ekonomis dan kompetitif.

Kedua negara juga membahas peluang kerja sama yang baru, yakni selain kerja sama yang telah terjalin sejak 2006 dalam bentuk pengadaan alutsista, peralatan militer, hingga transfer teknologi pertahanan.

“Selama pembicaraan juga dibahas kemungkinan untuk kerja sama pendidikan, kemudian militer ke militer, pelatihan,” ujarnya. Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai kerja sama pertahanan melalui Universitas Pertahanan antarkedua negara.

Pengembangan SDM

“Ceko sendiri punya Universitas Pertahanan, sehingga ini menjadi salah satu peluang juga dalam konteks kerja sama pertahanan untuk mencantumkan Universitas Pertahanan Ceko dan Indonesia. Apalagi berbicara untuk pengembangan militer dan pertahanan tentunya bukan hanya terkait alutsista, tetapi juga terkait dengan manusianya,” ucapnya.

Karena itu, saat ini negosiasi antarkedua negara sudah berjalan, dan Kemenhan akan melibatkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) karena berkaitan dengan hubungan antarnegara.

“Dan tentunya ini juga butuh kontribusi di level yang lebih tinggi dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto, sehingga prosesnya tadi saya sampaikan memang berbicara DCA ini kami tidak bisa menentukan, harus lima bulan, harus satu tahun (selesai),” ujarnya.

Ia berharap perpanjangan DCA antara Indonesia dan Ceko dapat disepakati segera. Terlebih, lanjut dia, terdapat kesamaan pemahaman bahwa kedua negara memerlukan kerja sama pertahanan. “Apalagi hubungan Indonesia dengan Ceko ini bukan baru dibangun, tetapi sudah sejak lama,” jelasnya. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...

Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...

Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...

Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Leave a comment