Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Indonesia Kecam Israel

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 4 Maret 2025 00:54 WIB
Indonesia Kecam Israel
NEWSREAL.ID - BANTUAN KEMANUSIAAN: Pekerja membongkar tas berisi bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza dengan truk melalui perbatasan Karem Abu Salem di bagian selatan wilayah Palestina, beberapa waktu lalu. (Dok: AFP)
  • Lemahkan Kesepakatan Gencatan Senjata

JAKARTA- Pemerintah Indonesia mengecam upaya Israel yang dinilai melemahkan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza dengan melanggar kesepakatan awal, yakni menuntut perpanjangan tahap pertama secara sepihak, dan menghindari pembahasan tahap kedua.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Senin (3/3) menyatakan bahwa menghalangi bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menjadikannya alat tawar perundingan gencatan senjata adalah kejahatan perang.

Tindakan Israel itu juga merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum kemanusiaan internasional dan hak asasi manusia, kata Kemlu. Indonesia mendesak komunitas internasional untuk menekan Israel agar segera mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan melanjutkan negosiasi tahap kedua sesuai perjanjian gencatan senjata. Indonesia juga menegaskan lagi dukungannya yang teguh bagi solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian berkelanjutan di kawasan itu.

Sebelumnya, kantor PM Israel menyatakan bahwa seluruh bantuan kemanusiaan yang memasuki Gaza akan disetop. Hal itu dilakukan karena Hamas menolak usulan gencatan senjata sementara yang disodorkan utusan khusus Amerika Serikat untuk Timur Tengah Steve Witkoff. “Israel tidak akan mengizinkan gencatan senjata tanpa dibebaskannya sandera kami,” demikian pernyataan Kantor Netanyahu, seperti dikutip Al Jazeera.

Utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, menyodorkan usulan agar gencatan senjata fase pertama Israel-Hamas diperpanjang selama 50 hari sampai Ramadan dan hari raya Paskah Yahudi.

Israel telah menerima usulan itu, namun Hamas menolaknya karena merasa Israel cuma ingin warganya dibebaskan tapi tetap mau memerangi Gaza. Padahal, berdasarkan kesepakatan yang telah disetujui, Israel dan Hamas mesti menjalankan gencatan senjata tiga fase.

Tiga Fase

Fase pertama berlangsung selama 42 hari yang mencakup pembebasan sandera perempuan, anak-anak, penghentian serangan, hingga masuknya lebih banyak bantuan kemanusiaan.

Fase kedua sementara itu meliputi kesepakatan soal gencatan senjata permanen. Pada fase ini, Israel dan Hamas mesti sepakat untuk menghentikan perang secara permanen dan sebagai gantinya Hamas akan membebaskan sandera laki-laki yang masih hidup, baik itu warga sipil maupun militer. Israel juga mesti membebaskan lebih lanjut sejumlah tahanan Palestina dan menarik pasukan sepenuhnya dari Gaza.

Kemudian, pada fase ketiga, kedua belah pihak mesti memulangkan jenazah maupun sisa-sisa tubuh sandera. Rencana rekonstruksi Gaza juga akan diimplementasikan pada fase ini.

Israel dan Hamas sendiri sudah menjalani fase pertama yang telah resmi berakhir pada Minggu (2/3) sejak berlaku efektif 19 Januari lalu. Kini, Israel bukannya melanjutkan fase kedua malah ingin memperpanjang fase pertama sesuai usulan Witkoff.

Pada Minggu, Netanyahu bahkan menolak usulan yang disodorkan Hamas mengenai gencatan senjata permanen di Gaza. Netanyahu mengatakan proposal Hamas “benar-benar tak bisa diterima.”

“(Hamas) meletakkan posisi untuk gencatan senjata permanen yang sama sekali tidak dapat diterima,” kata Netanyahu, seperti dikutip Al Jazeera. Ia tak menjelaskan lebih lanjut soal usulan Hamas. Netanyahu hanya memperingatkan bahwa “langkah lebih lanjut” bisa dia lakukan jika Hamas terus menawan warga Israel di Gaza. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment