Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Seni Budaya

KOWANI Peringati Hari Kartini, Gelar Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Fun Walk 1,2 km

Tim Redaksi, newsreal.id
Rabu, 29 April 2026 13:00 WIB
KOWANI Peringati Hari Kartini, Gelar Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Fun Walk 1,2 km
NEWSREAL.ID - Foto : dok

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) sebagai organisasi federasi perempuan tertua dan terbesar di tanah air, secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Wanita Berkebaya.  Dimana disatukan dengan kemeriahan aksi jalan santai atau Fun Walk Berkebaya Nasional.

“Momentum refleksi dan peringatan Hari Karrini ini tidak hanya dirayakan sebagai seremoni tahunan untuk mengenang jasa pahlawan emansipasi. Tetapi juga dijadikan sebagai tonggak kebangkitan identitas visual perempuan Indonesia melalui busana kebaya yang merupakan warisan luhur bangsa,” kata Ketua Umum KOWANI, Ibu Nannie Hadi Tjahjanto kepada media saat acara, Rabu (29/4/2026) di Jakarta.

Ia menekankan, kebaya adalah cerminan dari filosofi mendalam mengenai kesabaran, keanggunan, dan keteguhan hati, yang menjadi ciri khas karakter perempuan nusantara. Kemuadian kebaya bukan sekadar lembaran kain yang dijahit menjadi busana, melainkan sebuah identitas pemersatu yang melintasi batas-batas etnis dan status sosial di seluruh penjuru Indonesia.

“Melalui gerakan nasional ini, Kowani mengajak seluruh elemen perempuan, mulai dari tingkat akar rumput hingga para pengambil kebijakan. Dimana ntuk menanamkan rasa bangga mengenakan kebaya sebagai bagian dari diplomasi budaya dan upaya kolektif memperkuat jati diri bangsa di tengah gempuran budaya global,” ajak Ibu Nannie sapaan akrabnya.

Menurtnya, aksi nyata dari gerakan ini diwujudkan melalui kegiatan Fun Walk Berkebaya, yang mengambil rute strategis dan sarat sejarah di pusat ibu kota Jakarta. Ribuan peserta yang merepresentasikan berbagai organisasi wanita di bawah naungan KOWANI memulai langkah mereka.

“Titik keberangkatan dimulai dari Kantor Pusat KOWANI yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol Nomor 58 dan berakhir finish di Gedung Sarinah Jl. Thamrin Jakarta Pusat,” ucapnya.

Dengan penuh semangat dan kebersamaan, para peserta berjalan menyusuri jalan protokol menuju Bundaran Hotel Indonesia, yang menjadi simbol modernitas bangsa. Kemudian mengakhiri parade budaya tersebut di Gedung Sarinah, sebuah ikon sejarah yang kini telah bertransformasi menjadi pusat apresiasi industri kreatif dan UMKM lokal.

“Pemilihan rute sepanjang kurang lebih 1,2 km ini memiliki pesan simbolis yang sangat kuat. Yakni menunjukkan bahwa kebaya tetap memiliki relevansi, yang sangat tinggi dalam dinamika kehidupan modern saat ini,” terang Ibu Nannie.

Kata dia, KOWANI juga ingin membuktikan secara langsung kepada masyarakat luas, bahwa kebaya memiliki fleksibilitas tinggi, tetap nyaman digunakan untuk beraktivitas luar ruangan seperti jalan santai. Bahkan kebaya mampu menyesuaikan diri tanpa harus kehilangan nilai-nilai pakem, yang terkandung di dalamnya.

“Kehadiran ribuan perempuan berkebaya di ruang publik ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi generasi muda. Dimana pemuda tidak lagi merasa canggung atau menganggap kebaya hanya sebagai busana untuk acara formal semata,” sambung Ibu Nannie.

Lebih jauh lagi, Gerakan Nasional Wanita Berkebaya ini diinisiasi oleh KOWANI di bawah kepemimpinan Ibu Nannie Hadi Tjahjanto. Langkah strategis ini untuk memperkuat posisi kebaya dalam proses pengusulan sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO.

KOWANI bertindak sebagai motor penggerak yang secara konsisten menyosialisasikan pentingnya perlindungan terhadap warisan budaya demi menjaga keberlanjutan tradisi bagi generasi mendatang.

“Dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui kegiatan yang inklusif dan menggembirakan seperti Fun Walk ini. Diharapkan kesadaran kolektif akan pentingnya melestarikan kekayaan bangsa dapat terus bertumbuh dan mengakar kuat dalam sanubari setiap perempuan Indonesia,” tukas Ibu Nannie. (Bun)

Berita Terbaru

Farah Aini, Tampil Menginspirasi dalam Perhelatan Internasional “24 Jam Menari” ISI Surakarta

INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menggelar perayaan Hari Tari Dunia melalui ajang spektakuler bertajuk “24 Jam Menari” dengan tema “Menembus Medan Budaya Tanpa Batas.”...

NSV Band Jadi Band Pembuka Christopherus Band and Bass Competition 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Never Stop Vibes (NSV), band anak SMP asal Semarang bakal jadi band pembuka di ajang Christopherus Band and Bass Competition 2026. Di ajang...

Menbud Dorong Revitalisasi Keraton Solo, Biar Makin Hidup dan Mendunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong revitalisasi kawasan Keraton Surakarta Hadiningrat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Langkah ini tak cuma soal mempercantik bangunan, tapi...

Christopherus Music School Gelar Kompetisi Band dan Bass

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Di tengah maraknya musisi instan, Christopherus Music School mencoba mengambil jalur berbeda. Lewat kompetisi band dan bass yang digelar pada 18-19 April 2026...

Joko Anwar Raih Gelar Ksatria Seni dari Pemerintah Prancis

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kiprah panjang Joko Anwar di dunia perfilman internasional mendapat pengakuan bergengsi. Sutradara dan penulis skenario asal Indonesia itu dianugerahi tanda kehormatan Chevalier (Knight)...

Indonesia-Malaysia Siapkan Festival Islam Melayu 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Malaysia dalam menyelenggarakan festival budaya Islam-Melayu bertajuk Malaysia Islamic Art and Design yang dijadwalkan berlangsung pada...

Kolaborasi Seni dan Fesyen Bisa Jadi Magnet Pariwisata Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Budaya lokal tak seharusnya berhenti sebagai tontonan seremonial di daerah asal. Jika dikelola secara serius dan dikolaborasikan lintas sektor, budaya justru bisa menjadi...

Samuel Wattimena: Pemda Harus Sediakan Ruang untuk Seniman Lokal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, mengajak pemerintah daerah untuk lebih serius membuka ruang bagi para seniman dalam berkarya. Hal itu...

Merti Desa Bibiskulon, Tradisi Budaya Pelihara Kerukunan Warga

*Gelar Wayangan Dua hari Berturut-turut NEWSREAL.ID, SOLO- Kegiatan Merti Desa Bibiskulon kembali digelar tahun ini. Acara rutin tahunan warga desa di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari...

Belanda Pulangkan Artefak Milik Kerajaan Mataram Karangasem

JAKARTA- Belanda kembali memulangkan artefak milik bangsa Indonesia, Sabtu (14/12). Sebanyak 68 benda bersejarah yang dikembalikan tersebut menambah panjang daftar ratusan benda jarahan masa penjajahan...

Selesai Akad Kaesang-Erina, Jokowi: Senang, Bahagia, Lega

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan perasaannya selepas acara akad nikah putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dengan Erina Sofia Gudono selesai digelar. Jokowi bersyukur acara sakral tersebut...

Keluarga Jokowi Hadiri Upacara Malam Midodareni di Rumah Erina Gudono

SLEMAN, newsreal.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengantar putra bungsunya, Kaesang Pangarep, ke rumah calon mempelai wanitanya, Erina Gudono, di Sleman, Yogyakarta, untuk menjalani prosesi...

Leave a comment