Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Seni Budaya

Samuel Wattimena: Pemda Harus Sediakan Ruang untuk Seniman Lokal

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 23 Agustus 2025 14:32 WIB
Samuel Wattimena: Pemda Harus Sediakan Ruang untuk Seniman Lokal
NEWSREAL.ID - DISKUSI SENI: Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena berbincang dengan salah satu perupa saat mengunjungi Sem(b)arang Sound Art Exhibition di Monod Diephuis kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (22/8) (Foto: tb)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, mengajak pemerintah daerah untuk lebih serius membuka ruang bagi para seniman dalam berkarya. Hal itu ia sampaikan saat berkunjung ke pameran Sem(b)arang Sound Art Exhibition yang digelar di Monod Diephuis, Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (22/8).

Menurut Samuel, ruang yang diberikan pemerintah daerah bisa menjadi titik lahirnya seniman-seniman baru dengan ide segar. “Seperti pameran ini, kan belum banyak orang tahu kalau ada yang unik seperti ini. Kalau ruangnya dibuka, makin banyak seniman bisa berkembang,” kata Samuel.

Politikus yang juga dikenal dekat dengan dunia seni itu mengapresiasi konsep pameran yang berbeda dari biasanya. Tidak sekadar menampilkan karya visual, Sem(b)arang Sound Art Exhibition justru menghadirkan pengalaman audio visual, di mana pengunjung bisa mencoba langsung instrumen-instrumen buatan seniman untuk menghasilkan suara.

“Suara ini kan bisa menjadi bentuk ekspresi diri. Saya yakin, lewat tema Sem(b)arang, para seniman punya visi bahwa rekaman ini bisa jadi tolak ukur dari suara yang mereka dengar di Semarang,” ujar wakil rakyat dari Dapil I Jateng (Kota/Kab Semarang, Kendal, Kota Salatiga) ini.

Politikus PDIP ini bahkan menantang penyelenggara pameran untuk menemukan suara spesifik yang bisa menjadi identitas kota. “Kalau bisa menangkap ciri khas suara Semarang, itu akan spesial sekali. Karena kalau kita ke pantai, gunung, atau laut, suara alamnya selalu ada. Semarang juga pasti punya,” bebernya.

Berbasis Bunyi

Sementara itu, panitia pameran, Galuh menjelaskan, Sem(b)arang Sound Art Exhibition lahir dari tradisi riset dan pengarsipan komunitas seni berbasis bunyi. Menurutnya, pameran ini juga bertujuan mencatat suara-suara yang ada saat ini agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

“Barangkali di masa depan kita sudah tidak bisa lagi mendengar suara motor seperti sekarang karena sudah ada motor terbang. Mungkin juga suara orang menyapu akan hilang, digantikan mesin otomatis. Jadi suara-suara yang hari ini biasa terdengar, bisa jadi kelak hanya tinggal arsip,” jelas Galuh.

Pameran ini pun tak sekadar merekam, tapi juga menciptakan instrumen musik dari rekaman bunyi yang dikumpulkan. “Kami coba rekam, lalu kami olah jadi alat musik. Jadi pengunjung bisa mendengar dan merasakan sendiri,” tambahnya.

Sem(b)arang Sound Art Exhibition berlangsung selama 20-24 Agustus 2025 di Monod Diephuis, sebuah bangunan bersejarah di kawasan Kota Lama Semarang. Lokasi itu dipilih karena memiliki atmosfer khas yang berpadu dengan konsep pengarsipan bunyi.

Bagi Samuel, pameran ini bukti nyata bahwa kreativitas seniman Indonesia sangat beragam dan layak mendapat dukungan. “Kalau pemerintah daerah memberikan ruang, bukan hanya senimannya yang untung, tapi juga masyarakat yang bisa menikmati dan mendapat nilai tambah dari karya-karya mereka,” tutupnya. (tb)

Berita Terbaru

KOWANI Peringati Hari Kartini, Gelar Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Fun Walk 1,2 km

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) sebagai organisasi federasi perempuan tertua dan terbesar di tanah air, secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Wanita Berkebaya.  Dimana...

Farah Aini, Tampil Menginspirasi dalam Perhelatan Internasional “24 Jam Menari” ISI Surakarta

INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menggelar perayaan Hari Tari Dunia melalui ajang spektakuler bertajuk “24 Jam Menari” dengan tema “Menembus Medan Budaya Tanpa Batas.”...

NSV Band Jadi Band Pembuka Christopherus Band and Bass Competition 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Never Stop Vibes (NSV), band anak SMP asal Semarang bakal jadi band pembuka di ajang Christopherus Band and Bass Competition 2026. Di ajang...

Menbud Dorong Revitalisasi Keraton Solo, Biar Makin Hidup dan Mendunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong revitalisasi kawasan Keraton Surakarta Hadiningrat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Langkah ini tak cuma soal mempercantik bangunan, tapi...

Christopherus Music School Gelar Kompetisi Band dan Bass

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Di tengah maraknya musisi instan, Christopherus Music School mencoba mengambil jalur berbeda. Lewat kompetisi band dan bass yang digelar pada 18-19 April 2026...

Joko Anwar Raih Gelar Ksatria Seni dari Pemerintah Prancis

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kiprah panjang Joko Anwar di dunia perfilman internasional mendapat pengakuan bergengsi. Sutradara dan penulis skenario asal Indonesia itu dianugerahi tanda kehormatan Chevalier (Knight)...

Indonesia-Malaysia Siapkan Festival Islam Melayu 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Malaysia dalam menyelenggarakan festival budaya Islam-Melayu bertajuk Malaysia Islamic Art and Design yang dijadwalkan berlangsung pada...

Kolaborasi Seni dan Fesyen Bisa Jadi Magnet Pariwisata Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Budaya lokal tak seharusnya berhenti sebagai tontonan seremonial di daerah asal. Jika dikelola secara serius dan dikolaborasikan lintas sektor, budaya justru bisa menjadi...

Merti Desa Bibiskulon, Tradisi Budaya Pelihara Kerukunan Warga

*Gelar Wayangan Dua hari Berturut-turut NEWSREAL.ID, SOLO- Kegiatan Merti Desa Bibiskulon kembali digelar tahun ini. Acara rutin tahunan warga desa di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari...

Belanda Pulangkan Artefak Milik Kerajaan Mataram Karangasem

JAKARTA- Belanda kembali memulangkan artefak milik bangsa Indonesia, Sabtu (14/12). Sebanyak 68 benda bersejarah yang dikembalikan tersebut menambah panjang daftar ratusan benda jarahan masa penjajahan...

Selesai Akad Kaesang-Erina, Jokowi: Senang, Bahagia, Lega

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan perasaannya selepas acara akad nikah putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dengan Erina Sofia Gudono selesai digelar. Jokowi bersyukur acara sakral tersebut...

Keluarga Jokowi Hadiri Upacara Malam Midodareni di Rumah Erina Gudono

SLEMAN, newsreal.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengantar putra bungsunya, Kaesang Pangarep, ke rumah calon mempelai wanitanya, Erina Gudono, di Sleman, Yogyakarta, untuk menjalani prosesi...

Leave a comment