Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Seni Budaya

Menbud Dorong Revitalisasi Keraton Solo, Biar Makin Hidup dan Mendunia

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 29 Maret 2026 15:27 WIB
Menbud Dorong Revitalisasi Keraton Solo, Biar Makin Hidup dan Mendunia
NEWSREAL.ID - SILAHTURAHMI KERATON: Menteri Kebudayaan Fadli Zon (duduk kanan) saat menghadiri silaturahmi Idul Fitri yang diselenggarakan di Sasana Handrawina, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Jateng, Kamis (26/3/2026). (Foto: Kemenbud)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong revitalisasi kawasan Keraton Surakarta Hadiningrat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Langkah ini tak cuma soal mempercantik bangunan, tapi juga menghidupkan kembali nilai budaya dan sejarah yang ada di dalamnya.

Menurut Fadli, revitalisasi harus dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari perbaikan fisik, penguatan narasi sejarah, pengelolaan yang lebih profesional, hingga pemanfaatan teknologi agar pengalaman pengunjung semakin menarik.

“Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat punya potensi besar jadi destinasi budaya kelas dunia. Dengan revitalisasi yang terencana dan kolaboratif, kita ingin kawasan ini jadi lebih hidup, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya saat menghadiri silaturahmi Idulfitri di kawasan keraton,

Dengan pendekatan tersebut, keraton diharapkan tak hanya jadi situs sejarah, tapi juga berkembang sebagai destinasi unggulan yang menggabungkan wisata budaya, sejarah, religi, hingga edukasi dalam satu kawasan.

Fadli juga menegaskan, posisi Keraton sangat penting sebagai pusat kebudayaan Jawa yang menyimpan perjalanan panjang peradaban. Apalagi, statusnya sebagai kawasan cagar budaya nasional membuat upaya pelestarian jadi tanggung jawab bersama.

Dalam kunjungan itu, ia meninjau sejumlah titik seperti Siti Hinggil dan Museum Keraton untuk melihat langsung kondisi bangunan serta potensi pengembangannya. Selain itu, perhatian juga tertuju pada kawasan Keraton Kilen yang akan masuk tahap revitalisasi.

Sejarah Tinggi

Keraton Kilen dinilai memiliki nilai sejarah tinggi dan akan dikembangkan menjadi bagian dari konsep museum terbuka yang bisa diakses publik. Saat ini, prosesnya masih dalam tahap awal, mulai dari kajian teknis, pemetaan, hingga penyusunan konsep pengembangan.

Di sisi lain, Panembahan Tedjowulan mengajak seluruh keluarga besar Keraton untuk mengedepankan kepentingan bersama demi menjaga kelestarian kawasan.

Ia menegaskan, revitalisasi ini tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi banyak pihak agar hasilnya optimal dan berkelanjutan.

Dengan rencana ini, Keraton Solo tak hanya dijaga sebagai warisan masa lalu, tapi juga didorong jadi ruang budaya yang relevan dengan masa kini—bahkan siap bersaing di level global. (tb)

Share:

Berita Terbaru

Christopherus Music School Gelar Kompetisi Band dan Bass

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Di tengah maraknya musisi instan, Christopherus Music School mencoba mengambil jalur berbeda. Lewat kompetisi band dan bass yang digelar pada 18-19 April 2026...

Joko Anwar Raih Gelar Ksatria Seni dari Pemerintah Prancis

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kiprah panjang Joko Anwar di dunia perfilman internasional mendapat pengakuan bergengsi. Sutradara dan penulis skenario asal Indonesia itu dianugerahi tanda kehormatan Chevalier (Knight)...

Indonesia-Malaysia Siapkan Festival Islam Melayu 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Malaysia dalam menyelenggarakan festival budaya Islam-Melayu bertajuk Malaysia Islamic Art and Design yang dijadwalkan berlangsung pada...

Kolaborasi Seni dan Fesyen Bisa Jadi Magnet Pariwisata Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Budaya lokal tak seharusnya berhenti sebagai tontonan seremonial di daerah asal. Jika dikelola secara serius dan dikolaborasikan lintas sektor, budaya justru bisa menjadi...

Samuel Wattimena: Pemda Harus Sediakan Ruang untuk Seniman Lokal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, mengajak pemerintah daerah untuk lebih serius membuka ruang bagi para seniman dalam berkarya. Hal itu...

Merti Desa Bibiskulon, Tradisi Budaya Pelihara Kerukunan Warga

*Gelar Wayangan Dua hari Berturut-turut NEWSREAL.ID, SOLO- Kegiatan Merti Desa Bibiskulon kembali digelar tahun ini. Acara rutin tahunan warga desa di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari...

Belanda Pulangkan Artefak Milik Kerajaan Mataram Karangasem

JAKARTA- Belanda kembali memulangkan artefak milik bangsa Indonesia, Sabtu (14/12). Sebanyak 68 benda bersejarah yang dikembalikan tersebut menambah panjang daftar ratusan benda jarahan masa penjajahan...

Selesai Akad Kaesang-Erina, Jokowi: Senang, Bahagia, Lega

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan perasaannya selepas acara akad nikah putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dengan Erina Sofia Gudono selesai digelar. Jokowi bersyukur acara sakral tersebut...

Keluarga Jokowi Hadiri Upacara Malam Midodareni di Rumah Erina Gudono

SLEMAN, newsreal.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengantar putra bungsunya, Kaesang Pangarep, ke rumah calon mempelai wanitanya, Erina Gudono, di Sleman, Yogyakarta, untuk menjalani prosesi...

Diselenggarakan BNPT RI, Parade Budaya Nusantara Masuk Rekor MURI

JAKARTA, newsreal.id – Gelaran Parade Budaya Nusantara dengan rute Sarinah-Thamrin-Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada hari Minggu 6 November 2022 berjalan lancar dan sukses.Kegiatan yang diselenggarakan...

Jadi Irup HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Presiden Jokowi Kenakan Baju Adat Buton

JAKARTA,newsreal.id – Presiden Joko Widodo akan kembali mengenakan pakaian adat daerah dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi. Pada upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-77 kemerdekaan RI...

Festival Pasola “Gladiator Lokal” di Tanah Sumba Barat Daya, Ini Makna dan Filosof Secara Tradisi

KODI, newsreal.id — Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki potensi wisata yang tak kalah dibandingkan daerah-daerah tetangga, seperti Bali dan Nusa Tenggara Barat. Selain dikaruniai keindahan...