Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Minta TNI dan PBB Bersikap Tegas

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 1 April 2026 16:33 WIB
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Minta TNI dan PBB Bersikap Tegas
NEWSREAL.ID - KARANGAN BUNGA: Rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kampung Cikendal, RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara bertabur karangan bunga, Rabu (1/4/2026) pagi. Alm Zulmi Aditya menjadi salah satu dari tiga anggota TNI yang menjadi korban akibat serangan Israel di Libanon selatan. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendesak adanya ketegasan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait gugurnya sejumlah prajurit Indonesia dalam misi perdamaian di Lebanon.

Menurut Dave, langkah tegas diperlukan menyusul meningkatnya eskalasi konflik antara kelompok Hizbullah dan Israel yang turut berdampak pada keselamatan pasukan penjaga perdamaian, termasuk prajurit TNI. “Kami sangat berduka dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta seluruh prajurit TNI,” ujar Dave di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Ia menegaskan bahwa keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, TNI bersama pihak terkait perlu memperjelas kembali mandat dan pola operasi yang dijalankan di wilayah konflik tersebut.

Dave juga menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan rotasi atau pengurangan jumlah personel TNI yang bertugas di Lebanon. Saat ini, dari sekitar hampir 5.000 personel pasukan perdamaian di wilayah tersebut, sekitar 800 di antaranya merupakan prajurit Indonesia.

Pemetaan Ulang

“Perlu ada pemetaan ulang tugas dan operasi oleh Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan. Jika situasi tidak memungkinkan, opsi penghentian sementara misi juga harus dipertimbangkan,” tegasnya. Selain itu, ia mendorong dilakukannya investigasi mendalam dan terbuka atas insiden yang menyebabkan gugurnya prajurit TNI.

Menurutnya, proses tersebut penting untuk memastikan keadilan sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi personel yang masih bertugas. “Investigasi harus melibatkan semua pihak dan dilakukan secara transparan agar jelas apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Terkait kemungkinan penarikan pasukan, Dave menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan Mabes TNI. DPR, kata dia, akan menunggu sikap resmi Panglima TNI setelah memperoleh informasi yang lengkap dan akurat dari lapangan.

Situasi keamanan di Lebanon yang terus memburuk menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia, mengingat besarnya kontribusi TNI dalam misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB. (tb)

Berita Terbaru

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah bertepatan dengan 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M jatuh pada Rabu,...

Pimpin Ratas, Prabowo Bahas Aspirasi Pekerja hingga Peran Kampus untuk Bangun Daerah

JAKARTA, NEWSREAL id -Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten, Jawa Barat, pada Sabtu, 2...

Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Diusut Kepolisian

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kepolisian mengusut kecelakaan tragis yang melibatkan taksi Green SM, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa pilu kecelakaan...

Bertemu Sultan HB X, Diwa Foundation Paparkan Rencana Kegiatan Kebangsaan Bersama KND RI

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Kota Yogyakarta dipilih Komisi Nasional Disabilitas RI bersama Diwa Foundation dalam menggelar berbagai kegiatan akbar dan sosial menjelang Peringatan Hari Lahir Pancasila dan...

Dikecam, Pemasangan Spanduk “Rising Lion” di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia Gaza

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kementerian Luar Negeri RI mengecam keras tindakan dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit Gaza Palestina. Dalam siaran persnya, Kemlu menyatakan prihatin...

Keberangkatan Perdana, Menhaj Lepas 391 Jamaah Embarkasi Jakarta-Pondok Gede

JAKARTA,NEWSREAL.id — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama calon jamaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M...

Kemenhaj dan Polri Berantas Haji Ilegal hingga ke Daerah

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk meningkatkan pengawasan serta menekan praktik haji nonprosedural yang kerap merugikan...

Diluncurkan Kemendes, CSR ISSF Peningkatan Ekonomi Desa

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kemampuan ekonomi pedesaan diharapkan terus meningkat. Hal ini menjadi salah satu program yang ditelurkan Kementerian Desa (Kemendes). Seperti yang diluncurkan baru-baru ini yakni...

Kapal Gamsunoro Disewa Pihak Ketiga, Pertamina Kompetitif 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung

JAKARTA, NEWSREAL.id – PT Pertamina (Persero) memberikan pernyataan terkait informasi yang menyebar di media massa terkait kapal tanker GMT Gamsunoro yang diawaki bukan warga negara...

Bikin Begidik ! 7 Ton Ikan Sapu-sapu Ditangkap Lalu Dikubur di Jakarta, Kenapa ?

JAKARTA,newsreal.id – Merinding bila mendengar atau melihat langsung, ikan sekitar 6,98 ton jenis ikan sapu-sapu ditangkap di berbagai lokasi di Jakarta. Lalu dikumpulkan hampir secara...

Retret Ketua DPRD Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo : Kita semua di tenda ini adalah patriot

MAGELANG,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di...

Olahraga Renang Jadi Favorit Presiden Prabowo Sebelum Kunjungan Kerja ke Magelang

JAKARAT,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto memulai aktivitasnya pada Sabtu pagi, 18 April 2026, dengan menjalankan rutinitas olahraga di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat. Kegiatan...