Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Kiprah TNI

TNI Pastikan Perlindungan Pasukan di Lebanon

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 5 April 2026 16:37 WIB
TNI Pastikan Perlindungan Pasukan di Lebanon
NEWSREAL.ID - JENGUK PERSONEL: Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan (kiri) menjenguk salah satu personel penjaga perdamaian yang dirawat di Rumah Sakit St. George, Beirut, Lebanon, Sabtu (4/4/2026). (Foto: PMPP TNI via UNIC Indonesia)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– TNI menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan personel yang bertugas dalam misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB. Hal itu disampaikan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Iwan Bambang Setiawan, saat menjenguk prajurit yang terluka di Lebanon.

Kunjungan dilakukan di Rumah Sakit St. George, Sabtu (4/4/2026) waktu setempat. Para prajurit yang dibesuk merupakan personel Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S yang mengalami luka saat menjalankan tugas bersama UNIFIL.

Dalam kunjungannya, Mayjen Iwan menegaskan bahwa negara akan terus hadir untuk melindungi prajurit yang menjalankan misi internasional. “Indonesia berkomitmen memberikan perlindungan kepada seluruh personel serta berperan aktif dalam mendukung pemeliharaan perdamaian dunia melalui pengiriman Pasukan Garuda,” ujarnya.

Tiga prajurit yang masih menjalani perawatan yakni Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, Praka Rico Pramudia, dan Praka Deni Rianto. Selain memastikan kondisi kesehatan, Komandan PMPP TNI juga memberikan dukungan moral agar para prajurit segera pulih.

Alami Luka

Dalam kunjungan tersebut, Mayjen Iwan didampingi oleh Dicky Kumar, DCO Seceast UNIFIL Kolonel Inf A. Juni Toa, serta Dirbinops PMPP TNI Kolonel Inf Untung Prayitno. Selain ketiga prajurit tersebut, dua personel lain yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan juga dilaporkan mengalami luka akibat insiden keamanan saat bertugas di wilayah misi.

Di sisi lain, Indonesia juga kehilangan tiga prajurit terbaik dalam rangkaian insiden tersebut. Mereka adalah Praka Farizal Rhomadhon yang gugur akibat tembakan artileri pada 29 Maret, serta Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan yang gugur saat konvoi pasukan diserang sehari setelahnya.

Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan terhadap personel penjaga perdamaian dan mendesak dilakukan penyelidikan menyeluruh. Selain itu, Indonesia juga mendorong agar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menggelar sidang luar biasa guna membahas insiden tersebut.

Langkah ini menegaskan posisi Indonesia yang tidak hanya aktif mengirim pasukan perdamaian, tetapi juga serius dalam memastikan keselamatan setiap prajurit yang bertugas di wilayah konflik. (tb)

Berita Terbaru

Kapal Perang Rusia Sandar di Tanjung Priok, Sinyal Penguatan Kerja Sama dengan TNI AL

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kehadiran sejumlah kapal perang Rusia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menarik perhatian publik. Kunjungan ini dinilai menjadi sinyal kuat upaya mempererat kerja...

Personel TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Investigasi Transparan

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah Indonesia mengecam keras insiden yang menewaskan satu personel TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda di misi perdamaian United Nations Interim Force in...

Panglima TNI Lantik Pangkogabwilhan III Baru dan 57 Perwira Tinggi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Agus Subiyanto melantik sejumlah perwira tinggi (Pati) TNI untuk mengisi jabatan strategis, termasuk Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III dan Kepala Staf...

Kabais TNI Mundur Usai Kasus Air Keras Aktivis, TNI Janji Bersih-bersih Internal

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Yudi Abrimantyo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas aksi penyiraman...

Misi 44 Hari Rampung! KRI Prabu Siliwangi-321 Sandar di Tanjung Priok

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Setelah menempuh pelayaran panjang lintas samudra selama lebih dari satu bulan, kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, akhirnya resmi...

Kemhan-TNI Terapkan Penghematan BBM dan Atur Operasional Alutsista

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan serangkaian langkah penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika geopolitik...

Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Pasukan Siaga 1

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal TNI Agus Subiyanto, memerintahkan seluruh jajaran TNI meningkatkan status kesiapsiagaan menjadi Siaga 1 sebagai langkah antisipasi terhadap dampak...

100 Prajurit TNI AL Dikirim ke Italia, Disiapkan Jadi Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak 100 prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan diberangkatkan ke Italia untuk menjalani pelatihan sebagai calon awak kapal induk Giuseppe...

Tiga Jet Rafale Dijadwalkan Tiba di RI Pertengahan Tahun

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kekuatan udara Indonesia bakal kembali bertambah. Kementerian Pertahanan memastikan tiga unit pesawat tempur Dassault Rafale akan tiba lagi dari Prancis pada pertengahan 2026. Kepala...

Ini Spesifikasi dan Kemampuan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia segera menambah kekuatan alutsista laut dengan hadirnya kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan dihibahkan Pemerintah Italia. Saat ini, proses administrasi dan negosiasi...

Italia Disebut Bakal Hibahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pertahanan menyebut kapal induk milik Italia, Giuseppe Garibaldi, akan diperoleh Indonesia melalui skema hibah antar pemerintah. Saat ini, proses administrasi dan kerja...

TNI Klaim Pelanggaran Prajurit Turun Sepanjang 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengklaim angka pelanggaran hukum yang dilakukan prajurit sepanjang 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Evaluasi internal menunjukkan tren perbaikan...