Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Palestina Desak Dunia Bertindak atas Rencana Israel Perluas Kendali di Tepi Barat

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 9 Februari 2026 22:33 WIB
Palestina Desak Dunia Bertindak atas Rencana Israel Perluas Kendali di Tepi Barat
NEWSREAL.ID - HANCURKAN PROPERTI: Tentara Israel menghancurkan properti warga Palestina di Tepi Barat, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Pemerintah Palestina menyerukan respons tegas dari komunitas internasional menyusul rencana Israel yang dinilai akan mengubah status hukum dan politik Tepi Barat yang diduduki, langkah yang dikhawatirkan memperparah instabilitas kawasan.

Wakil Presiden Palestina Hussein al-Sheikh menegaskan kebijakan Israel tersebut setara dengan pembatalan seluruh perjanjian yang selama ini mengikat kedua pihak, sekaligus menjadi eskalasi berbahaya yang melanggar hukum internasional.

“Apa yang beredar mengenai keputusan Israel yang akan datang untuk memperdalam aneksasi dan memberlakukan realitas baru di Tepi Barat, termasuk di Area A, merupakan pembatalan seluruh perjanjian yang telah ditandatangani dan mengikat,” kata al-Sheikh melalui akun media sosial X, Minggu (8/2/2026).

Ia menilai langkah sepihak Israel tersebut bertujuan menghancurkan prospek penyelesaian politik dan membongkar peluang terwujudnya solusi dua negara.

“Langkah-langkah ini adalah eskalasi yang sangat berbahaya, pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta upaya menyeret kawasan ke dalam ketegangan dan ketidakstabilan yang lebih luas,” ujar al-Sheikh.

Al-Sheikh pun mendesak pemerintah Amerika Serikat dan komunitas internasional untuk segera turun tangan menghentikan tindakan Israel yang didorong oleh pendudukan.

Ubah Hukum

Sebelumnya, Kabinet Keamanan Israel dilaporkan telah menyetujui sejumlah kebijakan yang mengubah kerangka hukum dan sipil di Tepi Barat guna memperkuat kendali Israel di wilayah tersebut.

Penyiar publik Israel, KAN, melaporkan kebijakan itu mencakup pencabutan aturan yang melarang penjualan tanah Palestina kepada warga Yahudi di Tepi Barat, pembukaan kembali arsip kepemilikan tanah, serta pengalihan kewenangan izin pembangunan di salah satu blok permukiman Israel di Hebron dari otoritas kota Palestina kepada administrasi sipil Israel.

Langkah-langkah tersebut juga memperluas pengawasan dan penegakan hukum Israel ke wilayah yang diklasifikasikan sebagai Area A dan Area B, dengan alasan dugaan pelanggaran pembangunan tanpa izin, persoalan air, serta kerusakan situs arkeologi dan lingkungan.

Perluasan kewenangan itu memungkinkan pembongkaran dan penyitaan properti milik warga Palestina, termasuk di wilayah yang selama ini berada di bawah kendali sipil dan keamanan Otoritas Palestina.

Berdasarkan Perjanjian Oslo II tahun 1995, Area A berada di bawah kendali penuh sipil dan keamanan Palestina, Area B berada di bawah kendali sipil Palestina dengan pengawasan keamanan Israel, sementara Area C sepenuhnya berada di bawah kendali Israel dan mencakup sekitar 60 persen wilayah Tepi Barat.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara konsisten menyatakan bahwa permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki adalah ilegal menurut hukum internasional dan merusak keberlanjutan solusi dua negara, serta telah berulang kali menyerukan penghentian seluruh aktivitas permukiman. (tb)

Berita Terbaru

Houthi Resmi Turun ke Medan Perang, Jalur Laut Global Terancam Tersendat

NEWSREAL.ID, SANAA- Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Ansar Allah atau Houthi mengonfirmasi keterlibatan langsung dalam perang. Serangan rudal balistik yang diluncurkan dari...

Lebih dari 200 Keluarga Terancam Terusir, Yerusalem Timur Kian Memanas

NEWSREAL.ID, RAMALLAH- Ancaman pengusiran massal kembali membayangi warga Palestina di wilayah Yerusalem Timur. Pemerintah Palestina menyerukan intervensi internasional untuk mencegah penggusuran paksa yang berpotensi menimpa...

Rencana Lucuti Hamas di Gaza Terungkap, Ada Skema Bertahap 8 Bulan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dokumen rencana pelucutan senjata kelompok Hamas di Jalur Gaza yang disusun Board of Peace (BoP) mulai terungkap ke publik. Skema tersebut mengusulkan proses...

Iran Izinkan Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Malaysia memastikan kapal tanker minyaknya akan kembali diizinkan melintasi Selat Hormuz setelah mendapat persetujuan dari Iran di tengah ketegangan kawasan. Perdana Menteri...

Iran Lirik Pakistan dan Turki Jadi Penengah, Sinyal Damai atau Sekadar Strategi?

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah perang yang terus memanas di Timur Tengah, Iran mulai membuka celah diplomasi. Meski masih lantang menolak negosiasi langsung dengan Amerika Serikat,...

Iran Siaga Penuh! Isu Invasi Pulau Kharg Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak. Iran mengungkap adanya dugaan rencana invasi terhadap Pulau Kharg yang disebut melibatkan dukungan negara di kawasan Teluk...

AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...