
NEWSREAL.ID, MOSKOW – Rusia menunjukkan keberpihakannya yang tegas terhadap Iran di tengah memanasnya konflik dengan Israel dan Amerika Serikat. Kremlin memperingatkan bahwa pembunuhan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tidak akan dibiarkan begitu saja, dan menyebut tindakan semacam itu akan memicu konsekuensi yang tidak bisa dikendalikan.
Pernyataan keras itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara Istana Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, dalam wawancara dengan Sky News pada Jumat (20/6). Ia menanggapi wacana terbuka yang disuarakan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan keinginan untuk menghabisi Khamenei demi mengakhiri konflik.
“(Kami akan merespons) dengan sangat buruk. Sangat buruk. Kami akan sangat tidak menyetujuinya,” ujar Peskov dengan nada serius. Ia juga menambahkan bahwa serangan semacam itu akan memicu radikalisasi besar-besaran di Iran dan membuat kawasan semakin tidak stabil.
Rusia tak hanya mengecam, tapi juga mengultimatum AS dan Israel untuk menghentikan retorika pembunuhan terhadap Khamenei. Peskov mengibaratkan tindakan tersebut seperti membuka “kotak Pandora”, yang artinya membuka jalan menuju kekacauan luas yang tak bisa diprediksi dampaknya.
Hubungan Strategis
Keberpihakan Rusia terhadap Iran tak lepas dari hubungan strategis kedua negara, termasuk di bidang militer, energi, dan geopolitik kawasan. Dalam konflik 13 Juni lalu, ketika Israel melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas vital Iran—termasuk fasilitas nuklir Natanz—Rusia termasuk negara yang langsung mengutuk keras serangan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap hak Iran untuk membela diri.
Pernyataan Donald Trump dalam media sosial yang menyebut dirinya tahu lokasi Khamenei dan dapat membunuhnya kapan saja, semakin memperkeruh situasi. Trump bahkan menantang Khamenei untuk menyerah tanpa syarat, yang ditanggapi dingin oleh Teheran.
Rusia, bersama China, juga telah menyatakan kesiapan untuk memediasi konflik antara Iran dan Israel. Namun, dengan meningkatnya eskalasi dan munculnya wacana pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Moskow kini mengambil posisi yang lebih tegas—bukan sekadar penengah, tapi pembela.
“Rakyat Iran sangat terkonsolidasi. Tindakan seperti itu [pembunuhan Khamenei] hanya akan memicu ekstremisme lebih dalam,” kata Peskov, menegaskan bahwa Moskow tidak akan tinggal diam jika sekutunya dijadikan target.
Keberpihakan terbuka Rusia ini mempertegas poros geopolitik baru di Timur Tengah, di mana Moskow dan Beijing tampil mendampingi Iran, menghadapi tekanan dari blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Israel. (tb)
Iran Tegas Tutup Pintu Mediasi dengan AS
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Iran kembali menegaskan sikap kerasnya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Melalui duta besarnya di Jakarta, Teheran menyatakan tidak akan membuka ruang negosiasi...
Trump Ngamuk ke Spanyol: Ancam Putus Dagang Gara-Gara Iran
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Drama geopolitik makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ancaman keras ke Spanyol: semua hubungan dagang bisa diputus. Penyebabnya? Madrid menolak memberi...
Rusia Sindir AS Usai Serangan ke Iran: Masih Serius Mau Negosiasi Nuklir?
NEWSREAL.ID, MOSKOW- Rusia mempertanyakan keseriusan Amerika Serikat dalam melanjutkan perundingan nuklir dengan Iran setelah serangan militer yang dilancarkan bersama Israel. Pernyataan itu disampaikan oleh Perwakilan...
Iran Balas Serangan, IRGC Hantam Kompleks Pemerintah Israel hingga Pusat Militer
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melancarkan serangan rudal ke kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv, pusat militer dan keamanan di Haifa, serta wilayah...
Iran Minta D-8 Angkat Suara, Desak Kutukan Tegas atas Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, berharap organisasi Developing-8 (D-8) dapat secara tegas mengutuk serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap...
Korut Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: “Agresi Ilegal, Langgar Kedaulatan”
NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Korea Utara mengecam keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Pyongyang menyebut aksi tersebut sebagai agresi ilegal yang melanggar kedaulatan nasional....
Iran Sambut Mediasi Prabowo, Minta Indonesia Tegas Kutuk AS-Israel
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran menyambut tawaran Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadi mediator di tengah memanasnya konflik antara Teheran dengan Amerika Serikat dan Israel. Namun,...
Israel Bantah Tahu Soal Serangan ke Sekolah di Iran, 148 Orang Dilaporkan Tewas
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Militer Israel menyatakan tidak mengetahui adanya serangan udara yang menargetkan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan, insiden yang dilaporkan menewaskan ratusan orang....
Putin Kecam Keras Tewasnya Khamenei: “Pembunuhan Sinis, Langgar Moral dan Hukum Internasional”
NEWSREAL.ID, MOSKOW- Presiden Rusia Vladimir Putin angkat suara soal tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kremlin, Minggu (1/3/2026), Putin menyebut...
Ribuan Warga AS Kepung Gedung Putih, Tolak Perang ke Iran
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Gelombang protes anti-perang meletup di jantung Amerika Serikat. Ribuan orang turun ke jalan di sekitar Gedung Putih dan Times Square, menyuarakan penolakan atas...
Tiongkok Angkat Bicara usai Iran Digempur AS-Israel, Desak Gencatan Senjata
NEWSREAL.ID, BEIJING- Pemerintah Tiongkok akhirnya buka suara setelah serangan besar-besaran Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Melalui pernyataan resmi,...
Sekjen PBB Sentil AS-Israel: Serangan ke Iran Bikin Jalur Damai Nuklir Jadi Sia-Sia
NEWSREAL.ID, NEW YORK- Harapan diplomasi soal nuklir Iran mendadak ambyar. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyayangkan serangan AS-Israel ke Iran yang dinilai merusak...

