Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Kemdiktisaintek Dorong Vokasi Jadi Motor Inovasi Ketahanan Pangan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 9 November 2025 17:45 WIB
Kemdiktisaintek Dorong Vokasi Jadi Motor Inovasi Ketahanan Pangan
NEWSREAL.ID - BERI SAMBUTAN: Wamendiktisaintek, Fauzan menyampaikan sambutan pada Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah Tahun 2025 bertema “Panggung Inovasi: Teknologi Tepat Guna dan Sinergi Multipihak untuk Masa Depan Berkelanjutan” yang digelar di Semarang, belum lama ini. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menekankan pentingnya peran perguruan tinggi vokasi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui pendekatan riset terapan dan kemitraan multipihak, kampus vokasi diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat dan sektor pertanian.

Salah satu langkah konkret dilakukan dengan mendukung Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) Jawa Tengah, yang menggelar Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah 2025 bertema “Panggung Inovasi: Teknologi Tepat Guna dan Sinergi Multipihak untuk Masa Depan Berkelanjutan” di Semarang, Kamis (6/11).

“Ketahanan pangan bukan hanya tentang kemampuan memproduksi, tapi tentang kemampuan berinovasi,” kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (9/11).

Menurut Fauzan, kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional. “Perguruan tinggi vokasi harus mampu menjadi penggerak solusi konkret di lapangan,” ujarnya.

Terus Diperkuat

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa hilirisasi riset dan matching fund antara perguruan tinggi dengan industri daerah harus terus diperkuat.

Ia menilai hasil penelitian tidak boleh berhenti di jurnal akademik, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk inovasi yang bisa diterapkan secara langsung oleh masyarakat.

Pendekatan ini, lanjutnya, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yang menempatkan inovasi dan kedaulatan pangan sebagai bagian dari kekuatan ekonomi nasional.

“Kemdiktisaintek mengajak seluruh perguruan tinggi untuk memperkuat riset berbasis kebutuhan lokal dan memperluas kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kolaborasi dan teknologi yang tepat guna, desa bukan hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga sumber inovasi,” ujarnya.

Ketua Konsorsium PTV Jawa Tengah, Kurnianingsih, menambahkan bahwa kegiatan ini juga mendorong penguatan ekosistem kemitraan untuk mengembangkan inovasi berbasis potensi daerah. Produk hilirisasi riset yang dihasilkan telah diimplementasikan bersama industri dan pelaku UMKM.

“Perguruan tinggi vokasi berperan memastikan inovasi teknologi tepat guna bisa langsung digunakan masyarakat. Kami tak berhenti di riset, tapi juga mendampingi desa agar mampu mengembangkan inovasi secara mandiri,” ucapnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah 2023 menunjukkan tantangan besar regenerasi petani. Sebanyak 42,01 persen petani berusia di atas 43 tahun, sementara petani milenial hanya 18,78 persen, dan generasi Z baru 0,96 persen. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian masih di bawah 20 persen.

Dengan jumlah usaha pertanian yang menurun lebih dari 13 persen dalam satu dekade terakhir, Kemdiktisaintek berharap pendidikan vokasi dapat menjadi jembatan penting untuk mendorong transformasi pertanian yang lebih efisien, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan iklim. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment