
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menekankan pentingnya peran perguruan tinggi vokasi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Melalui pendekatan riset terapan dan kemitraan multipihak, kampus vokasi diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat dan sektor pertanian.
Salah satu langkah konkret dilakukan dengan mendukung Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) Jawa Tengah, yang menggelar Festival Panen Raya Berdikari Jawa Tengah 2025 bertema “Panggung Inovasi: Teknologi Tepat Guna dan Sinergi Multipihak untuk Masa Depan Berkelanjutan” di Semarang, Kamis (6/11).
“Ketahanan pangan bukan hanya tentang kemampuan memproduksi, tapi tentang kemampuan berinovasi,” kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (9/11).
Menurut Fauzan, kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional. “Perguruan tinggi vokasi harus mampu menjadi penggerak solusi konkret di lapangan,” ujarnya.
Terus Diperkuat
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa hilirisasi riset dan matching fund antara perguruan tinggi dengan industri daerah harus terus diperkuat.
Ia menilai hasil penelitian tidak boleh berhenti di jurnal akademik, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk inovasi yang bisa diterapkan secara langsung oleh masyarakat.
Pendekatan ini, lanjutnya, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yang menempatkan inovasi dan kedaulatan pangan sebagai bagian dari kekuatan ekonomi nasional.
“Kemdiktisaintek mengajak seluruh perguruan tinggi untuk memperkuat riset berbasis kebutuhan lokal dan memperluas kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kolaborasi dan teknologi yang tepat guna, desa bukan hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga sumber inovasi,” ujarnya.
Ketua Konsorsium PTV Jawa Tengah, Kurnianingsih, menambahkan bahwa kegiatan ini juga mendorong penguatan ekosistem kemitraan untuk mengembangkan inovasi berbasis potensi daerah. Produk hilirisasi riset yang dihasilkan telah diimplementasikan bersama industri dan pelaku UMKM.
“Perguruan tinggi vokasi berperan memastikan inovasi teknologi tepat guna bisa langsung digunakan masyarakat. Kami tak berhenti di riset, tapi juga mendampingi desa agar mampu mengembangkan inovasi secara mandiri,” ucapnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah 2023 menunjukkan tantangan besar regenerasi petani. Sebanyak 42,01 persen petani berusia di atas 43 tahun, sementara petani milenial hanya 18,78 persen, dan generasi Z baru 0,96 persen. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian masih di bawah 20 persen.
Dengan jumlah usaha pertanian yang menurun lebih dari 13 persen dalam satu dekade terakhir, Kemdiktisaintek berharap pendidikan vokasi dapat menjadi jembatan penting untuk mendorong transformasi pertanian yang lebih efisien, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan iklim. (tb)
Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....
Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...
Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah
BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...
Mendikdasmen: AI Bukan Pengganti Guru dalam Dunia Pendidikan
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Perkembangan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dinilai tidak serta-merta menggeser peran pendidik. Pemerintah menegaskan teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti relasi...
Banjir Lumpuhkan Ribuan Sekolah di Sumatra, Ratusan Ribu Siswa Terdampak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir 2025 tak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga mengganggu dunia pendidikan....
Mendikdasmen Pasang Target Besar Pendidikan 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memanaskan mesin jelang tahun anggaran 2026. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan...
Kepala BNN: Karier Tanpa Batas Berawal dari Hidup Sehat dan Bebas Narkoba
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa masa depan dan karier tanpa batas hanya dapat diraih dengan gaya hidup...
Prabowo Siapkan SMA Garuda, Sekolah Unggulan Baru Pendamping Taruna Nusantara
NEWSREAL.ID, MALANG- Peta pendidikan unggulan nasional bakal bertambah. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana peluncuran SMA Garuda, sekolah model baru yang disiapkan untuk melengkapi peran SMA...
Mendikdasmen Siap Wajibkan Ikrar Pelajar di Upacara Sekolah
NEWSREAL.ID, BANJARBARU- Upacara bendera di sekolah bakal punya tambahan agenda baru. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan siap...
Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Bermutu
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang bermutu dan inklusif melalui penyelenggaraan Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan...
Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu per Bulan Mulai 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan adanya kenaikan insentif bagi guru honorer mulai tahun 2026. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan, insentif bulanan guru...
Mendikdasmen: Jangan Nilai Guru dari Angka Semata
NEWSREAL.ID, SURABAYA- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 kembali menjadi pengingat pentingnya menghargai peran guru di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Menteri Pendidikan Dasar...

