Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 3 Februari 2026 18:09 WIB
Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas
NEWSREAL.ID - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan nilai dasar. Menurutnya, integritas dan mentalitas bertahan menjadi bekal utama agar teknologi tidak justru mengambil alih peran manusia.

Fajar menilai pemanfaatan teknologi KA dalam proses belajar adalah hal yang tak terhindarkan dan sah-sah saja dilakukan. Namun, penggunaan teknologi tersebut harus dibarengi dengan kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

“Teknologi kecerdasan buatan memang bisa membantu proses pembelajaran. Tapi kalau tidak digunakan dengan kejujuran dan integritas, justru kita yang akan menjadi subordinasi dari teknologi,” ujar Fajar di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan, pendidikan sejatinya tidak hanya berfokus pada capaian akademik atau kecerdasan intelektual semata. Penguatan karakter, kepekaan nurani, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis menjadi kebutuhan yang tak kalah penting di era teknologi maju.

Berpikir Analitis

“Hari ini tidak cukup hanya hafal rumus fisika, matematika, atau bahkan hafal Al-Qur’an. Semua itu harus dibarengi dengan kemampuan berpikir kritis dan analitis,” katanya.

Karena itu, Fajar menekankan bahwa kecerdasan artifisial seharusnya dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar, bukan jalan pintas yang mengikis nilai kejujuran. Selama digunakan secara etis dan bertanggung jawab, teknologi tersebut justru dapat memperkaya proses pendidikan.

Untuk memastikan pemanfaatan teknologi berjalan selaras dengan tujuan pendidikan, Kemendikdasmen mendorong penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Pendekatan ini diarahkan agar proses belajar menjadi lebih bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan bagi peserta didik.

“Kami mendorong para guru untuk memperbaiki cara mengajar, bukan sekadar menambah atau mengubah materi yang diajarkan,” ujarnya.

Melalui pembelajaran mendalam, Fajar berharap para pendidik mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, serta adaptif menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Mendikdasmen: AI Bukan Pengganti Guru dalam Dunia Pendidikan

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Perkembangan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dinilai tidak serta-merta menggeser peran pendidik. Pemerintah menegaskan teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti relasi...

Banjir Lumpuhkan Ribuan Sekolah di Sumatra, Ratusan Ribu Siswa Terdampak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir 2025 tak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga mengganggu dunia pendidikan....

Mendikdasmen Pasang Target Besar Pendidikan 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memanaskan mesin jelang tahun anggaran 2026. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan...

Kepala BNN: Karier Tanpa Batas Berawal dari Hidup Sehat dan Bebas Narkoba

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa masa depan dan karier tanpa batas hanya dapat diraih dengan gaya hidup...

Prabowo Siapkan SMA Garuda, Sekolah Unggulan Baru Pendamping Taruna Nusantara

NEWSREAL.ID, MALANG- Peta pendidikan unggulan nasional bakal bertambah. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana peluncuran SMA Garuda, sekolah model baru yang disiapkan untuk melengkapi peran SMA...

Mendikdasmen Siap Wajibkan Ikrar Pelajar di Upacara Sekolah

NEWSREAL.ID, BANJARBARU- Upacara bendera di sekolah bakal punya tambahan agenda baru. Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan siap...

Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025 Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Bermutu

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang bermutu dan inklusif melalui penyelenggaraan Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan...

Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu per Bulan Mulai 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan adanya kenaikan insentif bagi guru honorer mulai tahun 2026. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan, insentif bulanan guru...

Mendikdasmen: Jangan Nilai Guru dari Angka Semata

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 kembali menjadi pengingat pentingnya menghargai peran guru di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Menteri Pendidikan Dasar...

Wamendikdasmen Ajak Guru Terus Tingkatkan Kompetensi

NEWSREAL.ID, MANOKWARI- Pemerintah kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah lewat ajakan langsung kepada para guru. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen)...

Mendikdasmen: Saatnya Guru dan Orang Tua Bangun “Kesalehan Digital” Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak guru dan orang tua untuk bersama-sama memperkuat “kesalehan digital” pada anak-anak Indonesia agar lebih...