NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak, Yaman, dan Lebanon menyatakan kesiapan menghadapi kemungkinan pecahnya konflik antara AS-Israel dan Iran.
Milisi Houthi Yaman, sebagaimana dilaporkan Yemen Monitor, pada Senin (26/1/2026) mengisyaratkan akan kembali melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang melintasi Laut Merah. Kelompok tersebut merilis video serangan terhadap kapal tanker minyak afiliasi Inggris, Marlin Luanda, yang terjadi di Teluk Aden pada Januari 2024.
Dalam keterangan yang menyertai video itu, Houthi menuliskan pesan singkat namun bernada ancaman, “Apa yang akan datang akan lebih besar.” Video lain yang dirilis media militer Houthi pada Minggu juga menampilkan rekaman kapal terbakar dengan tulisan “Segera”.
Sementara itu, Hizbullah Lebanon turut menyampaikan sinyal kesiapan perang. Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, mengatakan pihaknya tidak akan bersikap netral jika Iran diserang.
Ia menyebut Amerika Serikat dan Israel tengah mempertimbangkan beberapa skenario, mulai dari menyerang Hizbullah lebih dulu, menyerang Iran terlebih dahulu, hingga melancarkan serangan terhadap keduanya secara bersamaan.
Membela Diri
“Karena kemungkinan-kemungkinan itu, Hizbullah bertekad membela diri,” ujar Qassem seperti dikutip Middle East Monitor. Menurutnya, respons Hizbullah akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kepentingan yang ada.
Di Irak, kelompok Kataib Hizbullah juga menyatakan kesiapan serupa. Pada Minggu (25/1), kelompok tersebut menegaskan bahwa setiap serangan terhadap Iran akan dianggap sebagai “perang total”. Mereka menyerukan para pendukungnya untuk bersiap menghadapi kemungkinan konflik terbuka.
Pernyataan-pernyataan ini muncul setelah kapal induk AS USS Abraham Lincoln tiba di kawasan Timur Tengah. Washington sebelumnya mengindikasikan tengah mempertimbangkan opsi militer terhadap Iran sebagai respons atas situasi internal Teheran, yang diguncang demonstrasi besar sejak akhir Desember akibat krisis ekonomi.
Presiden AS Donald Trump menyatakan pengerahan armada perang tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap eskalasi konflik. Bahkan, pada Selasa (27/1), AS kembali mengirim tambahan kekuatan militer ke kawasan.
Iran sendiri telah memperingatkan akan membalas setiap serangan yang diarahkan ke wilayahnya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa serangan terhadap Teheran berpotensi memicu instabilitas luas dan berdampak pada keamanan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan. (tb)
Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza
GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...
Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...
Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza
OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...
Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April
*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...
AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman
WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...
Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz
JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...
Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam
JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...
Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz
TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....
Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz
JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....
Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang
TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....
Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo
*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...
Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi
JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...


