Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Mendikdasmen Pasang Target Besar Pendidikan 2026

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 21 Januari 2026 19:09 WIB
Mendikdasmen Pasang Target Besar Pendidikan 2026
NEWSREAL.ID - TARGET PRIORITAS: Mendikdasmen, Abdul Mu'ti memaparkan sejumlah target prioritas pembangunan bidang pendidikan Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Rabu (21/1/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memanaskan mesin jelang tahun anggaran 2026. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan sederet target prioritas pembangunan pendidikan yang skalanya disebut jauh lebih besar dari rencana awal.

Paparan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu. Ia menegaskan komitmen kementeriannya untuk terus mendorong pendidikan bermutu dan merata di seluruh Indonesia.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Komisi X atas komitmen, dukungan, dan pengawalan agar program-program prioritas Kemendikdasmen mendapatkan keberpihakan penganggaran. Kami akan terus mengupayakan pendidikan bermutu untuk semua pada tahun anggaran 2026,” ujar Mu’ti.

Salah satu arahan langsung Presiden adalah penambahan besar-besaran program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan. Jika sebelumnya target hanya sekitar 11 ribu satuan pendidikan, Presiden meminta jumlah tersebut diperluas hingga sekitar 60 ribu satuan pendidikan.

Program Digitalisasi

Mu’ti menjelaskan, dalam DIPA Kemendikdasmen TA 2026 saat ini telah tersedia anggaran sebesar Rp14,06 triliun dengan sasaran 11.744 satuan pendidikan. Namun, sesuai arahan Presiden, akan diajukan tambahan anggaran untuk menjangkau puluhan ribu sekolah lainnya.

Tak hanya infrastruktur fisik, program digitalisasi pembelajaran juga mendapat sorotan. Presiden meminta penambahan distribusi Papan Interaktif Digital (PID) hingga 839.960 unit, melonjak jauh dari target awal yang hanya menyasar 288.865 satuan pendidikan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan buku tulis dan alat tulis bagi peserta didik kelas awal SD, yakni kelas 1, 2, dan 3. Program ini akan menjangkau 12.181.306 murid, dengan tujuan memastikan kemampuan dasar menulis anak dapat berkembang optimal sejak dini.

Sementara untuk Program Indonesia Pintar (PIP), Kemendikdasmen berencana memperluas cakupannya pada 2026. Tak hanya siswa SD hingga SMA, PIP juga akan menjangkau jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dengan total penerima mencapai 19,48 juta murid.

Dengan target yang semakin diperluas, Kemendikdasmen optimistis arah kebijakan pendidikan 2026 akan lebih inklusif, adaptif terhadap teknologi, dan benar-benar menyentuh kebutuhan peserta didik sejak usia dini. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Mendikdasmen: AI Bukan Pengganti Guru dalam Dunia Pendidikan

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Perkembangan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dinilai tidak serta-merta menggeser peran pendidik. Pemerintah menegaskan teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti relasi...

Banjir Lumpuhkan Ribuan Sekolah di Sumatra, Ratusan Ribu Siswa Terdampak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir 2025 tak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga mengganggu dunia pendidikan....