Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 22 Februari 2026 18:35 WIB
Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026
NEWSREAL.ID - REVITALISASI SEKOLAH: Mendikdasmen Abdul Mu'ti bersama Bupati Jember Gus Fawait menandatangani revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Balung di Kabupaten Jember, Sabtu (21/2/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026.

Ia menyampaikan hal tersebut saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu, (21/2/2026). Menurut Abdul Mu’ti, program revitalisasi merupakan bagian dari prioritas nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat mutu pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah.

Pada 2025, pemerintah mencatat telah menyelesaikan revitalisasi 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan capaian 100 persen. Tahun 2026, program itu dipastikan berlanjut. Saat ini, sebanyak 11.470 satuan pendidikan telah dialokasikan dalam APBN. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tengah mengusulkan tambahan anggaran untuk 60.000 sekolah lainnya.

Jika disetujui, total revitalisasi pada 2026 ditargetkan mencapai lebih dari 71.000 satuan pendidikan secara nasional. “Saya berharap sebelum 2029, seluruh sekolah di Indonesia bisa tersentuh program revitalisasi secara bertahap,” ujarnya.

Tenaga Lokal

Abdul Mu’ti menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi 2026 akan menggunakan sistem swakelola oleh masing-masing sekolah berdasarkan hasil kajian kementerian. Skema ini diharapkan tidak hanya mempercepat perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memberi dampak ekonomi.

Material pembangunan akan diutamakan berasal dari toko lokal, sementara tenaga kerja melibatkan masyarakat sekitar. “Ini sekaligus menggerakkan ekonomi daerah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait mengungkapkan tantangan besar pendidikan di wilayahnya. Jember tercatat sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jawa Timur dan menghadapi persoalan kemiskinan yang cukup tinggi.

Pada awal masa jabatannya, terdapat 1.532 gedung sekolah dalam kondisi rusak berat di Jember, belum termasuk rusak ringan dan sedang. Kondisi tersebut, kata dia, mustahil ditangani hanya dengan mengandalkan APBD. Ia pun membenahi data Dapodik agar sesuai kondisi riil di lapangan. “Kalau rusak, laporkan rusak. Kejujuran data menjadi kunci,” ujarnya.

Langkah tersebut membuahkan hasil. Pada 2025, Jember memperoleh alokasi revitalisasi terbesar sepanjang sejarahnya dengan 124 sekolah mendapat bantuan perbaikan. Untuk 2026, Pemkab Jember kembali mengajukan lebih dari 300 sekolah kategori rusak berat agar masuk dalam program lanjutan. “Program ini bukan sekadar memperbaiki gedung, tetapi menjadi stimulus ekonomi dan jalan memutus rantai kemiskinan,” katanya. (tb)

Berita Terbaru

Kemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Fokus Perbaikan Madrasah hingga Digitalisasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Usulan ini difokuskan pada pemerataan...

Dukung Hemat Energi, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para murid untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, khususnya bagi yang tinggal di jarak...

Tujuh Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerbitkan pedoman penggunaan kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tujuh menteri. Langkah ini menjadi...

101 Sekolah Rakyat Ditarget Rampung Juni 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menargetkan pembangunan 101 unit Sekolah Rakyat permanen tahap dua rampung pada Juni 2026. Proyek ini diprioritaskan selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru...

Mendikdasmen: Sekolah Tetap Tatap Muka

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa aktivitas pembelajaran di sekolah tetap berjalan normal usai libur Hari Raya...

DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Lagi demi Efisiensi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana mengembalikan sistem pembelajaran daring bagi siswa mulai April 2026 sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi menuai penolakan dari parlemen. Wakil Ketua Komisi...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...