
NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan mental peserta didik.
Menurut Fajar, selama ini persoalan yang dialami siswa kerap luput dari perhatian karena belum terdeteksi sejak dini oleh guru di sekolah.
“Selama ini guru sering kali kurang cepat mendeteksi persoalan anak-anak. Dengan memperkuat peran konseling guru BK, kita ingin para guru menjadi pihak pertama yang bisa membaca dan mendeteksi persoalan siswa,” ujar Fajar saat meninjau kegiatan Jumat Bersih di SMP 70 Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, berbagai persoalan yang dialami anak di lingkungan keluarga, seperti tekanan ekonomi maupun masalah sosial, sering terbawa ke sekolah tanpa disadari oleh tenaga pendidik.
Karena itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong penguatan peran guru wali kelas dan layanan bimbingan konseling agar lebih responsif terhadap kondisi siswa.
Selain itu, Fajar menyampaikan pihaknya tengah merevitalisasi peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) agar lebih optimal sebagai penghubung antara sekolah dan fasilitas layanan kesehatan, termasuk puskesmas.
Deteksi Siswa
“Ketika anak-anak menunjukkan gejala yang tidak wajar, guru wali harus bisa mendeteksi. Selanjutnya dibawa ke UKS untuk konsultasi. Jika tidak bisa ditangani, UKS akan merekomendasikan rujukan ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Langkah tersebut, kata Fajar, sejalan dengan rencana Kementerian Kesehatan yang akan menempatkan tenaga psikolog klinis di setiap puskesmas. Dengan demikian, penanganan masalah kesehatan mental siswa diharapkan bisa dilakukan lebih cepat dan terintegrasi.
Ia juga menyinggung kasus seorang siswa sekolah dasar berinisial Y di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang mengakhiri hidup diduga akibat tekanan finansial. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak.
“Kita tahu anak-anak zaman sekarang tingkat stresnya tinggi. Ada faktor ekonomi, keluarga, sosial, bahkan tekanan dari teman sebaya,” kata Fajar.
Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan sejumlah kebijakan, salah satunya melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini diarahkan untuk membangun karakter, ketahanan mental, dan pola hidup sehat sejak dini.
“Tujuannya agar anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kuat, dan jauh dari tekanan hidup, depresi, maupun stres yang berujung pada masalah kesehatan mental,” ujar Fajar.
Ia menegaskan, penguatan peran guru BK, revitalisasi UKS, serta sinergi lintas sektor merupakan bagian dari intervensi jangka panjang pemerintah dalam menghadapi meningkatnya tekanan psikologis pada anak-anak akibat berbagai faktor kehidupan. (tb)
Tantangan bagi Akademisi, Proyek Giant Sea Wall Libatkan Kampus
JAKARTA, NEWSREAL.id – Terobosan besar diambil pemerintah sekarang dalam melaksanakan program infrastruktur strategis yakni pelibatan penuh dunia pendidikan tinggi. Realisasinya adalah arahan langsung pelibatan akademisi...
Kemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Fokus Perbaikan Madrasah hingga Digitalisasi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Usulan ini difokuskan pada pemerataan...
Dukung Hemat Energi, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para murid untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, khususnya bagi yang tinggal di jarak...
Tujuh Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerbitkan pedoman penggunaan kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tujuh menteri. Langkah ini menjadi...
101 Sekolah Rakyat Ditarget Rampung Juni 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menargetkan pembangunan 101 unit Sekolah Rakyat permanen tahap dua rampung pada Juni 2026. Proyek ini diprioritaskan selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru...
Mendikdasmen: Sekolah Tetap Tatap Muka
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa aktivitas pembelajaran di sekolah tetap berjalan normal usai libur Hari Raya...
DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Lagi demi Efisiensi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana mengembalikan sistem pembelajaran daring bagi siswa mulai April 2026 sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi menuai penolakan dari parlemen. Wakil Ketua Komisi...
Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026
NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...
Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...
Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...
Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...
Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan
NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

