Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Mensos Tekankan Peran Perangkat Desa dalam Pembaruan Data Bansos

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 6 Februari 2026 23:52 WIB
Mensos Tekankan Peran Perangkat Desa dalam Pembaruan Data Bansos
NEWSREAL.ID - TEPAT SASARAN: Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kiri) saat bertemu dengan Kepala PPATK Ivan Yustiavanda di Kantor PPATK, Jakarta, Jumat (4/7). Kemensos menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan untuk memastikan bantuan sosial (bansos) efektif dan tepat sasaran sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Kemensos)

NEWSREAL.ID, SIDOARJO– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya peran perangkat desa dalam proses digitalisasi dan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, keakuratan data menjadi kunci agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri kegiatan Sosialisasi DTSEN di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026).

Ia menilai pembaruan DTSEN di tingkat desa sangat bergantung pada kompetensi para operator desa yang bertugas melakukan input data. Karena itu, Gus Ipul mendorong adanya pelatihan khusus bagi operator agar data yang dimasukkan benar-benar akurat.

“Saya berharap Bupati Sidoarjo dapat memberikan pelatihan-pelatihan bagi para operator desa yang bertugas memasukkan data, demi keakuratan DTSEN, khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” ujar Gus Ipul.

Ruang Partisipasi

Menurutnya, keakuratan data tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak. Seluruh unsur, mulai dari RT/RW, desa atau kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, harus aktif dalam mendata keluarga maupun individu yang berhak menerima bantuan sosial.

Selain melibatkan aparatur pemerintah, Kemensos juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses pembaruan DTSEN. Masyarakat diberi kesempatan untuk menilai, menyanggah, mengkritik, hingga mengusulkan data terbaru penerima bantuan sosial.

Partisipasi tersebut dapat dilakukan melalui jalur formal, seperti pemerintah desa atau dinas sosial setempat, maupun jalur nonformal melalui aplikasi milik Kemensos, yakni Cek Bansos.

Gus Ipul menjelaskan, pembaruan DTSEN dilakukan setiap hari. Data yang masuk akan langsung diolah oleh Badan Pusat Statistik (BPS), baik di tingkat daerah maupun nasional, lalu disatukan dalam laporan berkala setiap tiga bulan.

“Dengan pembaruan data setiap hari dan laporan setiap tiga bulan, kami berharap penyaluran bantuan sosial semakin akurat dan mampu menjangkau keluarga yang selama ini belum tersentuh bantuan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat yang kondisi ekonominya telah membaik dan keluar dari kelompok desil terendah DTSEN untuk secara sadar memperbarui data pribadinya. Langkah tersebut dinilai penting agar bantuan sosial dapat dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.

“Kesadaran memperbarui data ini sangat penting agar keadilan dalam penyaluran bantuan sosial bisa benar-benar terwujud,” pungkas Gus Ipul. (tb)

Berita Terbaru

Perkuat Kerja Sama, Albanese Bertemu Prabowo di Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Pertemuan ini menjadi penegasan komitmen kedua negara...

Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...

Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...

Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...

Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...