Nasional

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 5 Februari 2026 16:19 WIB
Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja
NEWSREAL.ID - JOB FAIR: Ribuan pencari kerja memadati ajang Job Fair Merah Putih di Balai Raya Semarak, Bengkulu beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja per November 2025, dengan lulusan SMK jadi penyumbang tingkat pengangguran tertinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia per November 2025 mencapai 7,35 juta orang. Angka ini turun sekitar 109 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyebut penurunan tersebut menunjukkan adanya perbaikan di pasar tenaga kerja nasional. “Jumlah orang yang menganggur pada November 2025 sebanyak 7,35 juta orang atau turun sebesar 0,109 juta orang dibandingkan Agustus 2025,” kata Amalia dalam konferensi pers, Kamis (5/2/2026).

Meski begitu, data BPS juga memperlihatkan fakta lain: tidak semua jenjang pendidikan bernasib sama di pasar kerja. Dalam laporan Berita Resmi Statistik: Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia November 2025, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tercatat memiliki Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) paling tinggi.

TPT lulusan SMK mencapai 8,45 persen, disusul lulusan SMA sebesar 6,55 persen. Sementara itu, lulusan perguruan tinggi, mulai dari Diploma IV hingga S3 menyumbang TPT sebesar 5,38 persen. Berikut rincian tingkat pengangguran berdasarkan jenjang pendidikan, SMK: 8,45 persen, SMA: 6,55 persen, D-IV, S1, S2, S3: 5,38 persen, Diploma I/II/III: 4,22 persen, SMP: 3,76 persen, dan SD ke bawah: 2,29 persen.

Definisi Pengangguran

BPS mendefinisikan pengangguran sebagai penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja dan sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, sudah diterima bekerja namun belum mulai, atau merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.

Sementara itu, persoalan pengangguran lulusan perguruan tinggi juga disorot dalam laporan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI). Laporan tersebut mencatat sekitar 45 ribu lulusan S1 dan 6 ribu lulusan pascasarjana masuk kategori pencari kerja putus asa pada akhir 2025.

Peneliti LPEM FEB UI menilai fenomena ini bukan sekadar fluktuasi data, melainkan gejala struktural di pasar kerja. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya jarak antara sistem pendidikan, pelatihan, dan kebutuhan nyata dunia kerja. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Pimpinan PT Pertamina menyatakan hal tersebut di media sosial. Baca Juga Bila...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...