Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 5 Februari 2026 15:49 WIB
Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib
NEWSREAL.ID - TANDATANGANI BOP: Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace Charter, Kamis (22/1/2025) di Davos, Swiss. (Foto: Setkab)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu tidak mengikat, tidak wajib bayar, dan bahkan bisa ditinggal kapan saja.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian bersifat tidak tetap. Artinya, Indonesia memiliki ruang untuk menarik diri sewaktu-waktu dari keanggotaan tersebut.

“Keanggotaan bersifat tidak tetap. Indonesia sewaktu-waktu dapat menarik diri dari keanggotaan,” ujar Teddy dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026). Meski demikian, Teddy menegaskan keikutsertaan Indonesia bukan sekadar simbolik. Langkah ini disebut sebagai upaya konkret pemerintah dalam mendorong gencatan senjata di Gaza, di mana Indonesia turut memiliki suara dan peran aktif.

Langkah Konkret

“Keikutsertaan Indonesia merupakan langkah konkret untuk turut serta secara langsung dalam mengurangi peperangan di Palestina, bukan hanya sebatas ikut konferensi, rapat, atau pertemuan resmi,” katanya. Terkait isu iuran sebesar USD 1 miliar yang ramai dibicarakan, Teddy menjelaskan dana tersebut diperuntukkan bagi rekonstruksi Gaza dan tidak bersifat wajib bagi seluruh anggota.

Menurutnya, negara anggota memiliki pilihan. Jika membayar iuran, maka statusnya menjadi anggota tetap. Namun jika tidak, keanggotaan tetap berjalan selama tiga tahun. “Saat ini, Indonesia belum membayar,” tegas Teddy. Lebih lanjut, Teddy menyampaikan bahwa diplomasi yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto selalu menitikberatkan pada hasil nyata dan strategis bagi Indonesia.

Pendekatan tersebut, kata dia, tercermin dari berbagai capaian penting dalam setahun terakhir. Salah satu capaian itu adalah bergabungnya Indonesia dengan BRICS, forum ekonomi global yang beranggotakan negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar seperti Brasil, Rusia, Tiongkok, dan India.

Selain itu, Indonesia juga berhasil mendapatkan tarif dagang nol persen dengan 27 negara Uni Eropa, serta menyepakati pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Tak hanya itu, Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara yang ikut menandatangani perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi Amerika Serikat. “Pasca penandatanganan perjanjian tersebut, jumlah konflik dan korban telah berkurang secara signifikan,” ujar Teddy. (tb)

Berita Terbaru

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Setor Rp17 Triliun ke Dewan Perdamaian Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen memberikan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun untuk bergabung...

Mensos: Efisiensi Anggaran Tak Akan Sentuh Bansos

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berdampak pada bantuan sosial (bansos)...

Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Polri Imbau WFA untuk Hindari Penumpukan Kendaraan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai potensi kemacetan saat arus balik Lebaran 2026. Langkah...

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...