Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 4 Februari 2026 19:29 WIB
BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026
NEWSREAL.ID - PLATFORM CUACA TANI: Direktur Meteorologi Publik BMKG, Dr Andri Ramdhani, MSi (berkemeja putih), bersama pengurus DPN Tani Merdeka Indonesia saat membahas pengembangan platform digital “Cuaca Tani” di Jakarta, Selasa (7/10). Kolaborasi ini bertujuan membantu petani menghadapi perubahan iklim melalui informasi cuaca berbasis teknologi. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari hingga Maret 2026.

Setelah itu, musim kemarau diperkirakan mulai berlangsung sejak April hingga September 2026. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan, peralihan musim tersebut seiring dengan melemahnya fenomena La Nina yang saat ini masih memengaruhi pola cuaca di Indonesia.

“Untuk Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, musim hujan diperkirakan berakhir sekitar Februari sampai Maret. Kemudian April hingga September masuk musim kemarau, dan hujan kembali mulai Oktober,” ujar Faisal seusai rapat dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

BMKG mencatat hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama pada periode Januari hingga Maret 2026, yang bertepatan dengan puncak musim hujan. Kondisi ini dipicu oleh La Nina lemah, yang menyebabkan peningkatan curah hujan di beberapa kawasan.

Terus Melemah

Namun demikian, Faisal menegaskan La Nina yang terjadi saat ini diperkirakan tidak berkembang menjadi kuat dan akan terus melemah hingga Maret 2026. “Berdasarkan pemantauan Nino 3.4 di Pasifik, La Nina lemah ini akan terus melemah dan berakhir pada akhir kuartal pertama 2026,” jelasnya.

BMKG memprediksi mulai April hingga akhir 2026, kondisi iklim Indonesia akan berada pada fase netral, tanpa pengaruh El Nino maupun La Nina. Dengan kondisi tersebut, suhu udara nasional diperkirakan berada pada kisaran normal dan cenderung lebih rendah dibandingkan tahun 2024.

BMKG juga memastikan fenomena El Nino tidak diperkirakan muncul pada 2026, berbeda dengan kondisi ekstrem yang terjadi pada periode 2023-2024. Meski pengaruh La Nina melemah, BMKG tetap mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi, terutama pada awal tahun.

Oleh karena itu, BMKG terus memperkuat sistem peringatan dini berbasis dampak, agar masyarakat tidak hanya mengetahui intensitas hujan, tetapi juga potensi risiko yang ditimbulkan. Menurut BMKG, tantangan iklim ke depan tidak hanya dipengaruhi oleh El Nino atau La Nina, melainkan juga perubahan iklim jangka panjang yang ditandai dengan tren kenaikan suhu dan kelembapan udara. (tb)

Berita Terbaru

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...