Nasional

Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG Wanti-wanti Dampaknya ke Pertanian hingga Karhutla

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 5 Maret 2026 11:00 WIB
Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG Wanti-wanti Dampaknya ke Pertanian hingga Karhutla
NEWSREAL.ID - PADAMKAN API: Personel gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, Polri, TNI, BKO Polda, dan regu pemadam perusahaan (RPK) berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, tahun lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini berpotensi memicu dampak berantai di berbagai sektor, mulai dari pertanian, cadangan air, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sekitar 46,5 persen zona musim di Indonesia atau 325 dari total 699 Zona Musim (ZOM) diperkirakan mengalami awal kemarau yang lebih maju dibandingkan rata-rata klimatologis periode 1991-2020. Artinya, di banyak wilayah, durasi musim kering bisa berlangsung lebih panjang.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, kemajuan awal musim otomatis memperpanjang periode kering di sejumlah daerah. “Kesimpulan umum dari musim kemarau 2026 yang akan kita hadapi ini, kita prediksi maju atau lebih awal. Sehingga pada banyak tempat dia juga menjadi lebih panjang karena awalnya itu maju,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Sektor pertanian menjadi salah satu yang paling rentan terdampak, terutama lahan sawah tadah hujan yang bergantung pada curah hujan alami. Jika kemarau datang lebih cepat, ketersediaan air untuk masa tanam bisa terganggu.

BMKG merekomendasikan penyesuaian jadwal tanam serta penggunaan varietas tanaman yang lebih tahan kekeringan dan memiliki siklus panen lebih pendek. Sementara untuk lahan beririgasi teknis, dampaknya dinilai bisa lebih terkendali selama pengelolaan waduk dan distribusi air berjalan optimal.

Kekeringan Meteorologis

Kemarau yang lebih panjang juga meningkatkan potensi kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah. Dalam kondisi musim kemarau normal hingga bawah normal, risiko karhutla biasanya ikut meningkat. Ardhasena menyebut, titik panas di wilayah sekitar garis khatulistiwa seperti Riau dan Kalimantan Barat bahkan mulai terdeteksi dalam periode kemarau kecil saat ini.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk antisipasi penurunan kualitas udara jika kebakaran hutan meluas. Dampak lain yang perlu diwaspadai adalah tekanan terhadap cadangan air di bendungan dan waduk. Indonesia memiliki lebih dari 220 bendungan yang berfungsi untuk irigasi maupun pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

BMKG mendorong revitalisasi waduk, pengurangan sedimentasi, serta perbaikan jaringan irigasi dari primer hingga tersier agar pasokan air tetap aman selama periode kering yang lebih lama. BMKG menegaskan, prediksi ini merupakan bagian dari sistem peringatan dini (early warning) yang harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret (early action) oleh pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan kemarau yang berpotensi datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang, kesiapan lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk menjaga ketahanan pangan, ketersediaan air, energi, serta stabilitas lingkungan sepanjang 2026. (tb)

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...